IHSG Tembus 8.710, Airlangga Klaim Ekonomi RI di Era Prabowo Melaju Kencang
- youtube setpres
Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan kinerja ekonomi nasional menunjukkan sinyal menguat hingga penghujung 2025.
Dia menegaskan, di bawah pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, sejumlah indikator makroekonomi bergerak positif. Hal ini ditandai dengan rekor baru pasar saham, surplus perdagangan, serta ketahanan sektor keuangan.
Pencapaian paling mencolok datang dari pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan menembus level 8.710, mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi domestik.
“Situasi indikator makro sampai akhir tahun ini masih baik, termasuk IHSG yang all time high. Sejak Januari naik sekitar 20 persen dan ini menjadi salah satu yang tertinggi di Asia,” ujar Airlangga dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (16/12/2025).
Tak hanya pasar saham, kinerja perdagangan luar negeri juga memberi kontribusi positif. Hingga Oktober 2025, neraca perdagangan Indonesia tetap mencatat surplus sebesar US$2,39 miliar.
Di tengah tekanan global, posisi cadangan devisa nasional juga terjaga solid di kisaran US$150 miliar, meski sektor keuangan mengalami defisit US$8,1 miliar.
Dari sisi moneter dan perbankan, aktivitas ekonomi domestik terus bergerak. Pertumbuhan kredit tercatat sebesar 7,36 persen, sementara uang primer yang disalurkan melalui kebijakan fiskal meningkat signifikan hingga 13,3 persen atau setara Rp2.136 triliun.
Airlangga menilai, kombinasi kinerja fiskal dan moneter tersebut menjadi penopang utama akselerasi ekonomi nasional pada akhir tahun.
“Dengan penggunaan anggaran kementerian dan lembaga yang cukup baik, target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen tahun ini insyaallah tercapai. Bahkan pada kuartal-IV, pertumbuhan diproyeksikan meningkat di atas 5,4 persen,” pungkas Airlangga. (agr/nba)
Load more