News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos WO by Ayu Puspita Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Kapolres Metro Jakarta Utara Jelaskan Perkembangannya

Kasus penipuan yang dilakukan pemilik jasa Wedding Organizer (WO) by Ayu Puspita telah dilaporkan oleh para korban ke Polres Metro Jakarta Utara. Kini A dan D menjadi tersangka
Selasa, 9 Desember 2025 - 20:46 WIB
Pemilik Weeding Organizer By Ayu Puspita
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus penipuan yang dilakukan pemilik jasa Wedding Organizer (WO) by Ayu Puspita telah dilaporkan oleh para korban ke Polres Metro Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz mengungkapkan terdapat sejumlah laporan yang dilaporkan oleh para korban terkait penipuan atau penggelapan yang dilakukan oleh WO by Ayu Puspita. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Polres Metro Jakarta Utara menerima laporan dari beberapa orang pelapor yang terkait dengan penipuan atau penggelapan yang dilakukan oleh salah satu Wedding Organizer yang ada di wilayah Jakarta,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz pada Selasa, (9/12/2025).

Laporan sudah diterima sejak 2 hari lalu hingga telah diamankan beberapa orang yang terkait dalam kasus tersebut.

Kini Polisi telah menetapkan Ayu Puspita dan empat orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana.

Dua tersangka, yaitu Ayu Puspita dan satu orang lainnya berinisial D sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Utara.

Kombes Polri Erick Frendriz, Kapolres Metro Jakarta Utara
Kombes Polri Erick Frendriz, Kapolres Metro Jakarta Utara
Sumber :
  • Program Acara Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne

Kasi Humas Polres Jakarta Utara, IPDA Maryati Jonggi mengungkapkan 2 tersangka yang berinisial A dan D telah ditetapkan tersangka.

“Pada hari ini kami Polres Metro Jakarta Utara telah menetapkan 2 orang tersangka dengan inisial A dan D,” ujar Kasi Humas Polres Jakarta Utara, IPDA Maryati Jonggi.

Sementara ini, pihaknya telah mendapatkan 87 laporan dari para korban hingga hari Senin pagi (8/12/2025).

Polres Metro Jakarta Utara hingga saat ini masih menerima beberapa laporan lainnya dari para korban.

“Adanya laporan-laporan yang ada sampai dengan hari Senin (8/12/2025) pagi ada 87 laporan. Namun dari Senin pagi hingga hari ini masih ada beberapa laporan lagi yang masih kami himpun dan tentunya masih kami lakukan pemeriksaan terhadap korban-korban,” jelas Maryati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, kasus ini telah berlangsung sejak tahun 2024 bahkan sepanjang 2025 masih berlanjut.

“Dari hasil pemeriksaan penyidik dari tahun 2024 sampai dengan sepanjang 2025,” katanya.
Hingga kini pihak Polres Jakarta Utara masih melakukan pemeriksaan kepada 3 pelaku lainnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral