GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadiri Kongres WFTU di Roma, KASBI Persoalkan Omnibus Law

Sekjen KASBI Sunarno, pada pidato di Kongres WFTU Roma mengatakan di Indonesia ada satu kebijakan yang telah menimbulkan masalah serius bagi sebagian besar rakyat Indonesia.
Minggu, 8 Mei 2022 - 10:32 WIB
Sekjen KASBI Sunanro (baju merah) saat pidato di Kongres WFTU di Roma, Italia, 6-8 Mei 2022.
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) hadir dalam Kongres World Federation Trade Union (WFTU) ke-18, Roma, Italia 6-8 Mei 2022. Pada kongres ini, KASBI mengangkat persoalan Undang-undang Cipta Kerja (Omnibus Law) sebagai isu utama.

Sekjen KASBI Sunarno, pada pidato di Kongres WFTU Roma mengatakan di Indonesia ada satu kebijakan yang telah menimbulkan masalah serius bagi sebagian besar rakyat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menarik investasi asing, pemerintah Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Penciptaan Lapangan Kerja (Omnibus Law) untuk menerapkan fleksibilitas pasar tenaga kerja secara besar-besaran dan eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran. 

"Akibatnya, pekerja di Indonesia harus hidup di bawah kebijakan tenaga kerja murah dan tanpa jaminan kerja," kata Sunanrno, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (8/5/2022).

Omnibus Law ini, kata Sunarno, juga menyerang kehidupan petani dan masyarakat adat dengan memperluas peluang investasi untuk merebut tanah mereka. "Pelajar dan kaum muda dirancang untuk menjadi tenaga kerja murah yang mendukung investasi," tegasnya.

Bersamaan dengan kebijakan tersebut, Sunarno mengatakan pemerintahan Jokowi bersama aparatnya telah menyerang ruang demokrasi di Indonesia. Ia mengatakan ada sejumlah buruh, tani, dan aktivis yang dikriminalisasi dan dipenjara karena perjuangan mereka mempertahankan haknya. 

"Konfederasi KASBI bersama dengan organisasi dari sektor lain, seperti petani, masyarakat adat, organisasi mahasiswa dan wanita, bekerja sama dalam aliansi untuk melawan kebijakan yang berpihak pada kepentingan modal. Perjuangan masih berlanjut hingga hari ini," kata dia di hadapan ratusan perwakilan serikat buruh dari berbagai negara.

Ia juga mengatakan bahwa solidaritas internasional diperlukan selama krisis ini untuk membela kepentingan pekerja dan mayoritas orang di seluruh dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari Indonesia, kita berjuang bersama saudara-saudara kita di seluruh dunia untuk memperkuat solidaritas Internasional di antara Gerakan Kelas Buruh Melawan Kapitalisme dan Inperialisme," pungkasnya.

Pada acara itu, KASBI juga memberikan lukisan Marsinah kepada WFTU. Marsinah adalah pahlawan wanita pekerja Indonesia terkenal yang dibunuh oleh rezim Suharto pada 8 Mei 1993 karena perjuangannya membela hak-hak pekerja. (ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral