News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BMKG Peringatkan Sumsel Masih Berpotensi Hujan Usai Badai Tropis Senyar

BMKG menyebut Sumatera Selatan masih berpotensi hujan sebagai dampak badai Senyar. Warga diminta waspada risiko banjir, genangan, dan longsor.
Minggu, 30 November 2025 - 21:47 WIB
BMKG: Siklon Tropis Senyar Tergolong Tidak Umum di Selat Malaka
Sumber :
  • Antara

Palembang, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih berpotensi mengalami hujan dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini merupakan dampak tidak langsung dari badai tropis Senyar yang sebelumnya terbentuk di sekitar Selat Malaka.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, mengatakan fenomena tersebut masih memengaruhi pola cuaca di Sumatera Selatan, meski tidak terjadi secara langsung di wilayah ini. Menurutnya, pola angin dan sisa energi badai Senyar menciptakan potensi peningkatan awan hujan di beberapa titik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sumsel mendapatkan dampak tidak langsung berupa adanya belokan angin, namun relatif kurang signifikan. Jika pun terjadi hujan, tidak akan separah wilayah yang terdampak langsung badai Senyar,” ujar Siswanto di Palembang, Minggu (30/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa badai tropis seperti Senyar biasanya membawa pengaruh luas terhadap wilayah di sekitarnya, terutama dalam bentuk peningkatan kelembapan udara dan pembentukan awan konvektif. Kondisi ini menyebabkan hujan masih berpeluang turun dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Meskipun dampaknya ringan, sisa energi dari badai tersebut masih memicu pembentukan awan hujan yang cukup signifikan sehingga potensi hujan deras masih dapat terjadi di beberapa wilayah terdampak,” kata Siswanto.

BMKG memperkirakan pola hujan masih akan terjadi tidak merata. Beberapa kabupaten dan kota diprediksi akan mengalami hujan ringan, sementara wilayah tertentu berpotensi menerima hujan sedang disertai angin kencang dalam durasi singkat.

Dengan kondisi atmosfer yang masih labil, masyarakat Sumsel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Risiko banjir, genangan air, dan tanah longsor disebut masih mungkin terjadi terutama di daerah dataran rendah serta permukiman padat yang memiliki sistem drainase kurang optimal.

“BMKG mengingatkan agar masyarakat selalu memperbarui informasi cuaca melalui sumber resmi untuk mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi cepat,” lanjut Siswanto.

Selain masyarakat, sejumlah sektor publik seperti transportasi udara, laut, dan darat juga diminta berhati-hati terhadap potensi perubahan angin serta jarak pandang terbatas yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan.

BMKG juga menyarankan pemerintah daerah dan instansi terkait tetap bersiaga menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem, mengingat transisi cuaca pascabadai dapat berubah sewaktu-waktu.

Dengan meningkatnya dinamika atmosfer di wilayah Sumatera bagian selatan, pemerintah daerah diminta memastikan infrastruktur penanganan banjir dalam kondisi siap, termasuk saluran drainase, sistem peringatan dini, serta kesiapsiagaan logistik penanganan darurat.

Meski kondisi cuaca diperkirakan tidak separah daerah yang terdampak langsung badai Senyar, BMKG menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat tetap menjadi faktor penting mengingat cuaca ekstrem kerap terjadi tanpa tanda awal yang jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa hari ke depan, BMKG akan terus memperbarui prediksi cuaca harian dan peringatan dini melalui kanal resmi, termasuk website, aplikasi, dan media sosial.

Dengan situasi meteorologi yang masih dinamis, masyarakat diimbau tetap tenang, namun sigap mengikuti instruksi dan informasi terbaru yang disampaikan pemerintah. (ant/nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT