News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan, Greenpeace Sebut Pemerintah Enggan Dengarkan Masyarakat Sipil Terkait Laporan yang Mengancam Kehutanan

Greenpeace Indonesia mengungkapkan bahwa sejauh ini pemerintah justru lebih menutup diri dan terkesan tidak mendengarkan apa yang disampaikan oleh organisasi masyarakat sipil.
Minggu, 30 November 2025 - 20:59 WIB
Blak-blakan, Greenpeace Sebut Pemerintah Enggan Dengarkan Masyarakat Sipil Terkait Laporan yang Mengancam Kehutanan
Sumber :
  • Instagram @greenpeaceid

Jakarta, tvOnenews.com - Greenpeace menyebut pemerintah tak pernah mendengarkan laporan dari organisasi masyarakat sipil terkait upaya pelindungan kawasan hutan.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Arie Rompas mengungkapkan bahwa sejauh ini pemerintah justru lebih menutup diri dan terkesan tidak mendengarkan apa yang disampaikan oleh organisasi masyarakat sipil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, selama ini pihaknya telah memberikan sejumlah laporan yang mengancam kehutanan di Indonesia. Namun pemerintah tidak mengindahkannya.

Blak-blakan, Greenpeace Sebut Pemerintah Enggan Dengarkan Masyarakat Sipil Terkait Laporan yang Mengancam Kehutanan
Blak-blakan, Greenpeace Sebut Pemerintah Enggan Dengarkan Masyarakat Sipil Terkait Laporan yang Mengancam Kehutanan
Sumber :
  • Instagram @greenpeaceid

 

"Banyak sekali misalnya laporan-laporan yang disampaikan Greenpeace gitu. Nah seharusnya kan kalau pemerintah menerima masukan-masukan mungkin data-data yang disampaikan sama Greenpeace itu bisa dijadikan acuan, tapi sayangnya pemerintah memang selama ini menutup diri kan," kata kepada tvOnenews, Minggu (30/11/2025).

Ia mengaku bahwa Greenpeace pernah mengeluarkan data deforestasi yang terjadi era Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Namun saat itu justru dilaporkan ke pihak berwajib karena diduga melanggar Undang-Undang ITE.

"Jadi memang wataknya pemerintah memang bukan untuk menerima masukan bersama-sama, bekerja dengan masyarakat sipil," jelasnya.

Oleh karena itu, Arie menilai bahwa selama ini pemerintah hanya mendengarkan apa yang dikatakan para pengusaha tanpa melibatkan masyarakat di setiap kebijakan yang dikeluarkan.

"Dia lebih menerima pada kepentingan-kepentingan pengusaha termasuk misalnya Menteri Kehutanan saat ini ya, yang masih ingin membuka hutan sekitar 20 juta hektare untuk dikonversi jadi perkebunan sawit, food estate, dan lain-lain itu akan berdampak pada kerusakan," tandasnya. (aha/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

Rumah sakit memperkenalkan layanan stem cell dan secretome yang dikembangkan.
Testing Embed Social Media

Testing Embed Social Media

Testing Embed Social MediaTesting Embed Social MediaTesting Embed Social Media

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral