News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Buka Cerita Hidup di Rutan KPK: Gelap, Sunyi, dan Penuh Penyesalan

Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi buka suara soal pengalaman di dalam penjara, dari malam tergelap hingga momen kaget saat tahu diberi rehabilitasi Presiden Prabowo.
Minggu, 30 November 2025 - 14:07 WIB
Soal Rehabilitasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi, Komisi III DPR: Keputusan Presiden Sinyal Penting
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, akhirnya menghirup udara bebas setelah sekitar 10 bulan mendekam di balik jeruji Rutan Merah Putih KPK. Ira resmi keluar pada Jumat, 28 November 2025, setelah menerima program rehabilitasi yang diberikan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara syukuran di Jatiwarna, Bekasi, sehari setelah bebas, Ira membuka cerita yang selama ini tidak ia sampaikan ke publik. Ia mengaku pengalaman berada dalam tahanan menjadi titik balik yang mengubah cara pandangnya terhadap hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selama ini saya tidak sadar bahwa saya kurang bersyukur,” ujarnya lirih. “Apa yang kita anggap biasa hari ini, ternyata nikmat yang besar. Di dalam penjara, malam-malam terasa seperti malam tergelap hidup saya.”

Ira menggambarkan kondisi ruang tahanan yang ia tempati. Menurutnya, ukuran ruang isolasi sekitar 3x3 meter tanpa jendela, gelap, dan ia berada di dalamnya seorang diri selama tiga hari pertama.

“Tidak ada teman bicara. Akhirnya yang bisa saya ajak bicara hanya Tuhan,” ujarnya.

Ia mengaku pernah berada dalam kondisi psikologis terendah karena merasa doa untuk kebebasannya tak kunjung terkabul.

“Katanya harus berharap terus. Tapi saya sempat bertanya, Tuhan kok tidak datang-datang pertolongannya?” ungkapnya. Namun ia berkata, pengalaman itu membuat ia sadar bahwa manusia tidak bisa mendikte takdir.

“Siapa sangka jawabannya datang lewat pemberian rehabilitasi Presiden.”

Pelayanan Tahanan yang Dianggap Baik

Ira juga menyinggung soal pelayanan petugas KPK selama dirinya menjalani masa tahanan. Ia menyebut petugas memperlakukan tahanan secara manusiawi.

“Pelayanan baik. Hak untuk beribadah, olahraga, bersosialisasi tetap diberikan,” katanya.

Pernyataan tersebut juga diamini dua mantan pejabat ASDP lainnya yang ikut menerima rehabilitasi, yakni Harry Muhammad Adhi Caksono dan M Yusuf Hadi.

Momen Tidak Terlupakan: Tahu Rehabilitasi Lewat Televisi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ira mengaku mengetahui dirinya mendapat rehabilitasi dari sebuah siaran televisi di dalam rutan. Saat itu, ia sedang menunggu waktu berbuka puasa.

“Tiba-tiba ada breaking news. Saya sampai tidak bisa makan karena tidak percaya,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT