News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Nenek Alvaro Kiano Nugroho Saat Tahu Cucunya Ditemukan Meninggal, Tak Kuasa Menahan Hingga Akhirnya...

Nenek Alvaro Kiano Nugroho, Sayem (53) menceritakan awal mula keluarga mendapatkan kabar bahwa cucunya yang hilang sejak Maret 2025, ditemukan meninggal dunia tinggal kerangka di sekitar kawasan Kali Cilalay
Senin, 24 November 2025 - 13:58 WIB
Nenek Alvaro Kiano Nugroho, Sayem
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Nenek Alvaro Kiano Nugroho, Sayem (53) menceritakan awal mula keluarga mendapatkan kabar bahwa cucunya yang hilang sejak Maret 2025, ditemukan meninggal dunia tinggal kerangka di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

Sayem mengungkapkan awalnya pihak Polsek Pesanggrahan tiba di rumah duka pada Senin (23/11/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu polisi belum memberitahukan lantaran kakek Alvaro, Tugimin masih diminta keterangan di Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya kan ibu Saela dari Polsek itu 17.30 WIB sore kemarin. Begitu itu bapaknya (kakek) belum pulang, kakeknya lagi di Polda, dipanggil ke Polda. Terus ibu Seala mau mengatakan sama saya (kabar alvaro), dia katanya enggak tega, nunggu bapak saja,” kata Sayem, saat ditemui di lokasi, Senin (24/11/2025).

Kemudian saat Tugimin tiba, Sayem mengaku bahwa Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam mengatakan bahwa cucunya dan terduga pelaku penculikan Alvaro sudah ditemukan.

“Nunggu bapak sampai jam 18.00 WIB. Begitu udah datang, baru ngomong sama kakeknya, ibu Seala “Pak, ibu, katanya, tersangka Alvaro sudah ketemu”, Alvaro juga sudah ketemu,” ujar Sayem.

Selanjutnya Sayem menerangkan, saat itu polisi sempat tidak melanjutkan pembicaraannya. Namun Sayem terus mendesak agar diberikan informasi soal keberadaan cucunya. Setelah Sayem meyakini dirinya tidak masalah jika diberitahukan kabar Alvaro, baru pihak kepolisian memberikan kabar tersebut.

“Terus ibu Seala langsung berhenti dulu, enggak lanjut. Terus (saya tanya), “ibu, kalau sudah ketemu, cucu saya mana?” Saya gitu. Nanti dulu, jangan buru-buru, katanya. Terus katanya “ibu, ini saya mau mengatakan apa enggak? Soalnya saya enggak tega ngelihat ibu”. Terus kata saya, yaudah, ibu, kasih tahu saja, saya enggak apa-apa,” jelas Sayem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kata polisi “Benar, ibu, enggak apa-apa? Kalau bapak saya tahu, pasti enggak apa-apa. Kalau ibu, pasti ada ininya itu”. Terus mengatakan, “ibu, tersangka sudah ketemu, Alvaro sudah ketemu, tapi tersangka juga sudah enggak ada, Alvaronya sudah enggak ada”,” ungkapnya.

Sementara itu Sayem sempat menanyakan maksud keduanya sudah tidak ada. Setelahnya pihak kepolisian memberi tahu bahwa Alvaro dan terduga pelaku sudah meninggal dunia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral