News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Lengkap Gus Yahya: Perjalanan Ulama Nusantara yang Kini Didesak Mundur dari Kursi Ketum PBNU

Profil lengkap Gus Yahya, perjalanan keulamaan, pendidikan, karier NU, kiprah internasional, hingga polemik desakan mundur dari kursi Ketua Umum PBNU.
Senin, 24 November 2025 - 04:30 WIB
Ketum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya
Sumber :
  • YouTube/ TVNU Televisi Nahdlatul Ulama

Jakarta, tvOnenews.com - KH. Yahya Cholil Staquf, atau Gus Yahya, merupakan salah satu tokoh sentral dalam gerakan Islam Nusantara dan figur berpengaruh di tubuh Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Namanya kembali menjadi pembahasan publik setelah sebuah risalah rapat yang beredar luas menyebut dirinya diminta untuk mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PBNU. Di tengah dinamika tersebut, sosok Gus Yahya tetap menjadi figur penting dengan perjalanan panjang di dunia keulamaan, organisasi, dan diplomasi internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Latar Belakang Keluarga

Gus Yahya lahir di Rembang, Jawa Tengah, pada 16 Februari 1966. Ia berasal dari keluarga besar ulama pesantren yang telah lama menjadi pilar intelektual dan spiritual NU.
Beberapa figur penting dalam keluarganya antara lain:

  • Ayah: KH. Muhammad Cholil Bisri, tokoh penting NU.

  • Paman: KH. Mustofa Bisri (Gus Mus), ulama karismatik yang dihormati luas.

Lingkungan keluarga yang religius inilah yang membentuk karakter dan pemikiran Gus Yahya sejak kecil.

Pendidikan

Pendidikan agama Gus Yahya dimulai dari pesantren dan berkembang hingga pendidikan formal. Tahap-tahap pentingnya:

  • Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin (pesantren keluarga).

  • Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta, pusat studi kitab kuning prestisius.

  • Universitas Gadjah Mada (UGM) – FISIP, Jurusan Sosiologi, yang memperkaya perspektif akademiknya.

Perpaduan pendidikan klasik pesantren dan pendidikan modern membentuk pola pikir inklusif dan moderat.

Karier di NU

Perjalanan karier Gus Yahya di NU panjang dan berjenjang. Beberapa posisi penting yang pernah ditempati:

  • Katib A’am PBNU (2015–2021).

  • Ketua Umum PBNU periode 2021–2026 hasil Muktamar NU 2021.

Dalam kepemimpinannya, ia menegaskan bahwa NU bukan organisasi politik, melainkan ormas keagamaan yang berfokus pada pendidikan, sosial, dan penguatan kebangsaan.

Peran dalam Pemerintahan

Selain aktif di NU, peran Gus Yahya juga terlihat di panggung pemerintahan:

  • Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang diangkat Presiden Joko Widodo pada 2018.

Kemampuan komunikasinya membuatnya menjadi jembatan penting antara negara dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiprah Internasional

Gus Yahya aktif dalam berbagai forum global dengan membawa perspektif Islam Nusantara yang moderat.
Ia menjadi representasi penting bagi citra Islam Indonesia yang toleran, damai, dan menghargai keberagaman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral