News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Penemuan Mayat Pria di Cikupa Tangerang Membusuk dalam Karung, Polisi Kesulitan Identifikasi

Polisi masih terus berupaya mengidentifikasi mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di kebun pisang, Kampung Bunder, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Kondisi...
Rabu, 19 November 2025 - 14:36 WIB
Mayat Pria di Cikupa Tangerang Membusuk dalam Karung, Polisi Sulit Identifikasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvonenews.com - Polisi masih terus berupaya mengidentifikasi mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di kebun pisang, Kampung Bunder, Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Selasa (18/11/2025) kemarin. 

Kondisi jasad yang sudah membusuk membuat proses pengenalan awal tidak dapat dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada mengatakan bahwa korban diperkirakan telah meninggal sekitar sepekan yang lalu.

“Diperkirakan sudah meninggal 6-7 hari. Sudah coba sidik jari tidak keluar karena sudah lama meninggal,” kata Indra Waspada, Rabu (19/11/2025).

Adapun, mayat tersebut pertama kali ditemukan warga usai mencium bau menyengat yang muncul sejak sehari sebelumnya.

Warga yang penasaran lalu menelusuri sumber aroma tersebut dan menemukan sebuah karung di semak-semak.

“Posisinya masuk dalam karung badannya. Dibuka oleh warga. Dibungkus plastik dulu baru karung,” jelas Indra.

Awalnya warga mengira bau itu berasal dari bangkai hewan. Namun, semakin hari aromanya semakin kuat.

“Masyarakat itu sering lewat situ dipikir masyarakat itu bangkai ikan. Cuman makin ke sini kok baunya makin bau, warga robek karung keluarlah kepala dan pundak kiri. Posisinya telungkup,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan apakah ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

"(Tanda kekerasan?) Itu masih menunggu visum hari ini datanya,” tambah Indra.

Jasad korban kini telah dibawa ke RSUD Balaraja untuk autopsi. Sementara itu, Inafis tetap berupaya mengumpulkan petunjuk lain.

Latar Belakang Penemuan

Mayat tanpa identitas itu ditemukan Selasa (18/11/2025) pagi di semak-semak kebun pisang.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung mendatangi lokasi dan memeriksa keterangan saksi.

"Tim langsung kami turunkan untuk melakukan olah TKP serta menggali keterangan saksi,” kata Indra Waspada.

Warga sebelumnya menemukan kantong plastik hitam berisi bagian kepala manusia sebelum melapor ke kelurahan dan diteruskan ke Polsek Cikupa.

“Tim Inafis telah melakukan identifikasi awal, namun identitas korban masih belum diketahui,” ujar Indra.

Polisi kini menelusuri laporan orang hilang yang mungkin cocok dengan ciri fisik korban. Masyarakat juga diminta melapor bila memiliki informasi terkait kegiatan mencurigakan di sekitar lokasi.

“Informasi dari masyarakat menjadi penting untuk membantu proses penyelidikan,” tegas Indra. (rpi/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral