GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koperasi Merah Putih di Daerah Wujudkan Sinergi Usaha Besar dan UMKM

Koperasi Merah Putih gandeng kemitraan dengan pelaku UMKM. Terobosan ini menjadikan Kota Bontang yang pertama di Kaltim bahkan mungkin di Indonesia.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 23:28 WIB
Koperasi Merah Putih di Daerah Wujudkan Sinergi Usaha Besar dan UMKM
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Koperasi Merah Putih di Kota Bontang menggandeng kemitraan usaha besar dan pelaku UMKM lokal.

Terobosan ini menjadikan Kota Bontang yang pertama mengimplementasikan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), bahkan mungkin di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Kota Bontang tak ingin kehilangan momentum, meski kini tengah dihadapkan tantangan ekonomi global dan fluktuasi industri energi.

Kota Bontang tetap melahirkan terobosan baru penguatan program Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Langkah ini menjadi bentuk konkret dari semangat “Bontang Berbenah” dan implementasi langsung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin keenam, yaitu pemberdayaan koperasi dan UMKM sebagai penggerak ekonomi rakyat.

Melihat momen ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mendorong lahirnya gerakan kemitraan usaha besar dan Koperasi Merah Putih sebagai model kolaborasi ekonomi baru yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Kami ingin mengubah pola lama. Selama ini investasi besar masuk, tapi manfaatnya belum sepenuhnya menyentuh rakyat kecil. Karena itu, kami mempertemukan usaha besar dengan koperasi Merah Putih sebagai penghubung yang konkret antara industri besar dan UMKM lokal,” jelas Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur.

Kota Bontang selama ini dikenal sebagai daerah industri dan energi, rumah bagi perusahaan besar di sektor migas dan petrokimia. 

Namun, dibalik geliat investasi besar pemerintah daerah menyadari masih terbatasnya manfaat langsung yang dirasakan oleh pelaku ekonomi kecil dan menengah. 

Banyak UMKM lokal belum tersambung ke rantai pasok industri besar, sementara koperasi di tingkat kelurahan masih berjuang memperkuat struktur bisnisnya.

Terobosan. ini menempatkan Koperasi Merah Putih sebagai simpul penggerak ekonomi di setiap kelurahan. 

Koperasi tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan rakyat, tetapi juga sebagai jembatan bisnis antara usaha besar dan UMKM.

Setelah diresmikan secara serentak di 15 kelurahan di Kota Bontang, Koperasi Merah Putih kini menjadi instrumen strategis dalam menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal yang produktif dan mandiri.

Kemitraan ini memungkinkan koperasi menjadi perpanjangan tangan bagi perusahaan besar untuk melakukan pembinaan, pengadaan, dan distribusi produk lokal. 

UMKM yang tergabung di dalamnya akan mendapatkan akses pasar, pendampingan, serta peluang menjadi bagian dari rantai pasok industri besar di Bontang

“Kami ingin koperasi tidak lagi hanya nama. Ia harus hidup dan menghidupkan. Melalui kemitraan dengan usaha besar, koperasi bisa menjadi wadah pemberdayaan nyata bagi masyarakat,” tegas Aspiannur.

Inisiatif kemitraan ini juga mencerminkan sinkronisasi antara kebijakan daerah dan agenda nasional. 

Dalam Asta Cita-nya, Presiden Prabowo Subianto pemberdayaan koperasi dan UMKM ditempatkan sebagai prioritas utama untuk memperkuat fondasi ekonomi rakyat.

Kemitraan usaha besar dan koperasi Merah Putih diharapkan mampu menciptakan multiplier effect, meningkatkan produktivitas, memperluas lapangan kerja, dan menumbuhkan kemandirian ekonomi berbasis komunitas.

Dengan skema kemitraan yang saling menguntungkan, pelaku UMKM akan naik kelas, koperasi menjadi kuat, dan perusahaan besar memperoleh mitra lokal yang tangguh.

“Langkah Bontang dinilai sebagai contoh implementasi nyata di tingkat daerah bagaimana kebijakan nasional diterjemahkan menjadi aksi lokal yang berdampak langsung,” sebut Aspiannur.

Gerakan ekonomi ini menjadi pengejawantahan nyata dari visi Wali Kota Bontang dimana semangat pembaruan yang menekankan transformasi, kolaborasi, dan inovasi.

Pemerintah daerah tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi memastikan pemerataan manfaat agar setiap warga turut merasakan dampak positif pembangunan dan investasi.

“Sinergi antara usaha besar, koperasi, dan UMKM diharapkan menjadi model pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. ‘Kemitraan Kuat, Ekonomi Hebat’,” tukasnya.

Lebih lanjut, kata Aspiannur, langkah ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga gerakan sosial ekonomi yang menegaskan posisi Bontang sebagai kota yang bertransformasi dari kota industri menjadi kota kolaborasi.

Kemitraan yang dirancang DPMPTSP Bontang kini membuka jalan bagi masa depan baru.

“Kekuatan ekonomi rakyat bersatu dengan kekuatan industri, membentuk Bontang yang benar-benar maju, mandiri, dan sejahtera,” tandasnya. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pramono Anung: 1.000 Bedug Meriahkan Malam Takbiran di Bundaran HI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Malam Takbiran dan Pawai Obor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).
Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab hukum perempuan menjadi khatib dalam sesi khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) di tengah momentum Lebaran.
Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id Lebih Afdal di Mana, Masjid atau Lapangan? Ini Kata Ustaz Abdul Somad

Shalat Id di masjid atau lapangan, mana yang lebih utama? Ustaz Abdul Somad jelaskan perbedaan pandangan mazhab dan alasannya secara lengkap.
Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Alih-alih Tertegun, Gubernur Jabar KDM Semprot Asep Pemudik Viral yang Nekat Jalan Kaki Imbas Ulahnya Sendiri

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) menyentil Asep, pemudik sekaligus pedagang cilok viral menghaburkan uang penyebab pilih mudik jalan kaki dari Bandung-Ciamis.
Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Alhamdulillah, Pemain Rp86 Miliar Ini Diizinkan Klubnya untuk Gabung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Pemain tersebut diizinkan klubnya untuk bergabung Timnas Indonesia dalam rangka FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral