News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngebut di Tol Cisumdawu, Mahasiswa Unpad Tewas, Mobil Terbakar Usai Tabrak Pembatas Jalan

Kecelakaan maut terjadi di Tol Cisumdawu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) tewas setelah mobil yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak pembatas jalan, Senin (13/10).
Senin, 13 Oktober 2025 - 18:50 WIB
Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal di KM 158 ruas Tol Cisumdawu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (13/10).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kecelakaan maut terjadi di Tol Cisumdawu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) tewas setelah mobil yang dikendarainya hilang kendali dan menabrak pembatas jalan hingga terbakar, Senin (13/10).

Korban diketahui bernama Muhammad Isthofain Mutaaliy F.H (19), mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjajaran (Unpad) angkatan 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit Laka Polres Sumedang, Ipda Arief menjelaskan, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di KM 158 Jalur B Tol Cisumdawu, tepatnya di wilayah Desa Cibeusi, Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal. Kendaraan Toyota Raize nomor polisi D-1027-UBK yang dikemudikan saudara Muhammad Isthofain Mutaaliy melaju dari arah Cirebon menuju Bandung. Saat melintasi jalan lurus dan menurun, diduga laju kendaraan hilang kendali mengarah ke kiri dan menabrak rambu crash cushion,” kata Ipda Arief.

Benturan keras membuat mobil terpental ke jalur darurat dan terbakar. Pengemudi ditemukan tewas di lokasi, sekitar 2,5 meter dari posisi kendaraan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga kehilangan kendali,” ujar Arief.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, membenarkan bahwa korban merupakan mahasiswa aktif Universitas Padjajaran.

“Iya benar, korban mahasiswa Unpad, Program Studi Manajemen angkatan 2024,” ujar Dandi saat dikonfirmasi, Senin (13/10).

Ia menambahkan, pihak kampus telah berkoordinasi dengan keluarga dan mendampingi proses identifikasi jenazah.

“Saat ini Direktur Kemahasiswaan sedang berada di kamar jenazah,” ujarnya. (rpi/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT