News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Jeritan dan Debu, Dokter Amputasi Darurat Lengan Santri Ponpes Al Khoziny: Saya Bertemu 2 Jenazah

Insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Seorang santri ditemukan masih hidup setelah 3 hari dalam reruntuhan, namun lengan kirinya terjepit beton
Senin, 6 Oktober 2025 - 20:17 WIB
Proses Evakuasi Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Sumber :
  • Naufal Ammar Imaduddin-Antara

tvOnenews.com - Insiden runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat.

Sejak runtuhnya bagunan mushola Ponpes Al Khoziny, terhitung hari ini Senin (6/10/2025) sudah memasuki hari ke-8, kini sudah memasuki tahap akhir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan hingga kini sebanyak 10 korban masih terjebak di reruntuhan.

“Hari ini kita harapkan akan selesai pembersihan dan evakuasi,” ujarnya Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Budi Irawan.

tvonenews

Data BNPB per Senin pukul 14.45 WIB mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 53 orang, sementara enam korban masih dalam perawatan medis.

Sebanyak 97 orang telah selesai menjalani perawatan, termasuk satu korban yang tidak memerlukan penanganan lanjutan.

Di saat Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban, terdapat aksi penyelamatan yang dilakukan dokter demi menyelamatkan nyawa korban yang masih hidup di antara puing-puing bangunan.

Seorang santri ditemukan masih hidup setelah 3 hari dalam reruntuhan, namun lengan kirinya terjepit beton sampai tak ada ruang gerak.

Korban yang bernama Nur Rahmat Rahmatullah, tim medis berpacu dengan waktu sebelum kondisi pasien semakin memburuk.

Update Data Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Basarnas: Jadi 59 Orang yang Meninggal
Update Data Korban Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Basarnas: Jadi 59 Orang yang Meninggal
Sumber :
  • istimewa

 

Ketua tim medis, dr Larona Hydravianto bersama rekan-rekannya harus masuk ke tengah reruntuhan melalui celah sebesar 30-40cm untuk melakukan life saving amputation atau amputasi darurat penyelamatan nyawa.

dr Larona bergerak langsung ke lokasi korban untuk menilai kondisi korban dan melakukan asesmen awal.

“Jadi saya perlu menilai korban ini secara langsung masuk ke situ dari lubang atau dari celah yang aksesnya mungkin hanya sekitar 40cm,” ungkap Ketua Tim Medis, dr Larona Hydravianto pada tayangan Kabar Pagi, tvOne.

“Masuk ke dalam lebih kecil lagi, sekitar 30cm kalau nggak salah. Jadi kita semakin menunduk lagi sampai ke tempatnya korban,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter ditemani dua rekan lainnya, seorang dokter UGD dan tim Basarnas masuk ke tengah reruntuhan dan menilai kondisi pasien dengan memeriksa nadi.

“Disitu saya sempat bertemu dengan dua jenazah. Sudah sampai di situ, kemudian saya nilai pasien ini saya cek nadi di lehernya dan nadi di pahanya,” ujar dr Larona.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral