Lebih dari sebulan peristiwa ambruknya bangunan Musholla Al-Khazini yang menewaskan 63 santri, proses penyidikan yang ditangani oleh tim gabungan dari Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Jatim belum menunjukkan perkembangan
Menkeu, Purbaya setuju  pembangunan ulang atau renovasi Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, gunakan APBN. Sontak hal ini menjadi pertanyaan sebagian
Menko PM Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memastikan pembangunan ulang gedung Ponpes Al Khoziny memakai dana dari APBN. Dia menjelaskan penggunaan dana
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi buka suara soal usulan pembangunan dan perbaikan bangunan pondok pesantren (ponpes) menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Doa dan bantuan sampai saat ini terus mengalir untuk korban bangunan ambruk Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Salah satunya datang dari JKSN.
Mencuat soal rencana pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur menggunakan APBN. Kemudian, awak media mempertanyakan hal itu dengan Menkeu
Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi sebanyak 50 jenazah korban ambruknya bangunan musala yang terjadi di Ponpes Al Khoziny.
Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari