GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DVI Polri Akui Kesulitan Identifikasi Korban Tewas Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Hingga Jumat, 3 Oktober 2025, sembilan jenazah sudah dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya H.S. Samsoeri Mertojoso untuk menjalani proses post mortem. 
Sabtu, 4 Oktober 2025 - 19:07 WIB
Polresta Sidoarjo Amankan Proses Evakuasi di Ponpes Al Khoziny
Sumber :
  • tim tvone - khumaidi

Jakarta, tvOnenews.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri masih terus berupaya mengidentifikasi para korban meninggal dunia akibat ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur

Hingga Jumat, 3 Oktober 2025, sembilan jenazah sudah dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya H.S. Samsoeri Mertojoso untuk menjalani proses post mortem. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perwakilan DVI Polri, Komisaris Polisi Navan, menjelaskan, sejak awal operasi tim telah mendata 57 keluarga korban. Proses identifikasi dilakukan sesuai standar DVI dengan dua metode, yaitu primer dan sekunder.

“Identifikasi yang sah secara hukum hanya bisa dilakukan dengan metode primer atau sekunder,” kata Navan dalam konferensi pers di Surabaya, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Metode primer meliputi pemeriksaan sidik jari, gigi, dan DNA. Namun, karena banyak korban masih anak-anak dan belum memiliki KTP, proses ini tidak mudah. Beberapa sidik jari juga sulit dibaca akibat jenazah mengalami pembusukan.

“Untuk sembilan jenazah, sampel DNA sudah diambil dan dikirim ke Pusdokkes Polri di Cipinang, Jakarta. Hasilnya diperkirakan keluar dalam dua sampai tiga minggu, tergantung tingkat kesulitan sampel,” tutur Navan.

Sementara metode sekunder dilakukan dengan memadukan ciri medis dan informasi dari keluarga atau rekan korban. Properti pribadi seperti pakaian, songkok, atau sarung bisa menjadi petunjuk penting.

“Karena korban berada di pondok, keluarga biasanya tidak tahu persis. Jadi keterangan saksi yang selamat, seperti siapa terakhir terlihat mengenakan songkok atau sarung tertentu, sangat membantu,” ujar Navan.

Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Letjen TNI Suharyanto menegaskan, identifikasi korban anak-anak memang membutuhkan waktu lebih lama dibanding dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tim DVI dan Inafis tidak ada kesulitan, hanya butuh waktu. Saya yakin mereka sudah bekerja semaksimal mungkin agar seluruh korban bisa segera teridentifikasi dengan jelas,” kata Suharyanto.

Foe peace simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT