GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Sukitman Agen Polisi Saksi Mata G30S PKI, Cuma Modal Sepeda Temukan Lubang Buaya: Mereka Diceburin, Ditembak

AKBP (Purn) Sukitman, anggota agen polisi saksi sejarah menemukan Lubang Buaya menceritakan momen tujuh Pahlawan Revolusi diceburkan Pasukan G30S PKI.
Rabu, 1 Oktober 2025 - 00:32 WIB
AKBP (Purn) Sukitman, Agen Polisi penemu Lubang Buaya beri kesaksian Peristiwa G30S PKI
Sumber :
  • Kolase Museum.polri.go.id & Impact

Pada 1 Oktober 1965 dini hari, Sukitman terkejut mendengar serentetan tembakan di area patrolinya.

Pekerjaan patrolinya sangat sederhana, ia hanya modal menggunakan sepeda namun dibekali oleh senjata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya berangkat menelusuri tempat suara tembakan itu pakai sepeda. Karena gencaran tembakannya kencang, saya berhenti lalu turun dan lemparkan senjata, kemudian angkat tangan," jelasnya.

Situasi saat itu sedang tegang, sehingga ia dilempar ke dalam kabin sebuah mobil.

"Suasana tembakan itu sangat gencar, secara terus-menerus. Pasukannya banyak banget, ada yang serbu satu rumah, sergap dari kanan belakang. Mungkin ada 100-200 orang lebih," paparnya.

Disekap dan Saksikan Aksi Kekejaman Pasukan G30S PKI

Ia mengaku setelah dibawa ke kabin tidak mengetahui apa pun karena posisi kepala juga sudah dalam kondisi penyekapan.

Ia yang saat itu masih berusia 22 tahun, mau tak mau harus ikut diangkut menggunakan mobil seperti bus untuk dibawa ke Lubang Buaya.

"Saya turun lalu ikatan saya dibuka, kemudian saya diseret. Saat itu samar-samar saya mendengar 'Yani'," katanya.

Merujuk dari bukunya bertajuk Kesaksian Sukitman Penemu Sumur Lubang Buaya, pada momen inilah Sukitman menjadi saksi kekejaman G30S PKI.

Ia melihat banyak orang yang mengaku sukarelawan dan sukarelawati. Namun menurutnya, tampilan mereka seperti ABRI.

Kehadiran mereka membantu sejumlah anggota Cakrabirawa turut membantai tujuh putra terbaik bangsa tersebut.

Saat pembantaian, satu per satu jasad enam jenderal dan satu perwira diceburkan ke dalam Lubang Buaya secara menumpuk.

"Ganyang kabir, ganyang kabir, itu kata-kata kapitalis. Satu per satu dimasukkan. Orang yang masuk duluan juga sambil ditembak dari atas. Kalau yang masih hidup, dia diikat, ditodong senjata kanan-kiri dan dipaksa tandatangan sesuatu tapi akhirnya berontak," paparnya.

"Hati saya waktu itu nggak karuan. Mungkin giliran saya karena saat itu (Pahlawan Revolusi) secara bergiliran masuk ke dalam sumur," sambungnya.

Sukitman Lapor Kejadian

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 1 Oktober 1965 sore hari, Sukitman lari dari Lubang Buaya. Hal itu terjadi ketika penculiknya sedang lengah.

Meski sebelumnya melihat peristiwa tak lazim, Sukitman mau tau mau harus kabur dan segera melaporkan kepada pasukan keamanan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Sebagian warga Indonesia masih banyak belum mengetahui detail terkait urus alih hak sertifikat tanah warisan. Lantas, bagaimana cara urus alih hak sertifikat
Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Tyson Fury engklaim akan menjalani persiapan tanpa pelatih jelang duel melawan Arslanbek Makhmudov pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, ide caption media sosial.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur
Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan, 
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT