News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Detik-detik Rekaman Suara Tangis Korban Ustaz Cabul di Bekasi, Anak Angkat Akui Diajak Check In

Publik tengah dihebohkan dengan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang ustaz asal Bekasi atau dikenal dengan Kiai MR (52).
Senin, 29 September 2025 - 01:00 WIB
Biadab! Ustaz Cabul di Bekasi Gagahi Anak Angkat Hingga Keponakan, Ada yang dari SMP Hingga Kuliah
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @infojktku

Jakarta, tvOnenews.com – Publik tengah dihebohkan dengan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang ustaz asal Bekasi atau dikenal dengan Kiai MR (52).

Parahnya aksi pencabulan itu dilakuakn terduga pelaku terhadap dua orang anak perempuan yakni ZA berstatus sebagai anak angkat dan SA selaku keponakan dari ustaz tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini pelaku telah ditahan di Polre Metro Bekasi guna dilakukan pemeriksaan mendalam terkait kasus dugaan pencabulan hingga persetubuhan terhadap dua korban perempuannya tersebut.

“(Inisial pelaku-red) Ustaz M,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuwana Putra kepada awak media dikutip Minggu (28/9/2025).

Agta menjelaskan ulah bejat sang ustaz terbongkar saat korban ZA bernaikan diri melaporkan peristiwa tersebut ke keluarga besarnya.

Dua korban pencabulan Kiai MR, ustaz cabul asal Bekasi
Dua korban pencabulan Kiai MR, ustaz cabul asal Bekasi
Sumber :
  • YouTube dr. Richard Lee

 

ZA mengaku jika kepada kepolisian perbuatan bejat ayah anagkatnya itu dialami terkahir kali olehnya pada 27 Juli 2025.

“Korban selesai mandi dan akan memakai pakaian di kamarnya, lalu tersangka langsung masuk ke kamar korban dan langsung memaksa korban untuk melakukan hubungan badan,” ungkapnya.

Kini korban telah berusia 21 dan 22 tahun dengan aksi bejat yang dilakukan pelaku telah berlansgung sejak dua wanita itu masih berstatus sebagai anak.

Viral Suara Korban ZA

Kasus ustaz cabul di Bekasi terhadap anak angkat dan keponakannya itu pun turut menjadi perbincangan hangat oleh publik.

Belakanga, viral di media sosial rekaman tangisan salah satu korban aksi bejat dari pria paruh baya itu.

ZA mengaku jika dirinya telah dicabuli oleh terduga pelaku sejak masih menjalani masa pendidikan tingkat SMP.

Sementara, korban SA telah menjadi korban aksi kiai cabul itu sejak masih duduk pada tingkat pendidikan SD.

tvonenews

Belakangan rekaman suara yang viral di media sosial itu diketahui milik korban ZA saat sedang menangis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang beredar, rekaman suara itu terjadi saat ZA tengah mengungkapkan aksi bejat kiai cabul itu di hadapan keluarga besarnya.

Terdengar suara perempuan dewasa di dalam video itu yang mencoba mengklarifikasi pengakuan ZA.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral