News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Rekaman Suara Tangisan Korban Pencabulan Kiai MR Ustaz Ternama di Bekasi yang Perkosa Anak Angkat: Ayah Ngajak Check In

Media sosial dibuat geger gara-gara sebuah rekaman suara viral yang berisi tangisan korban pencabulan kiai MR, ustaz ternama asal Bekasi. Di dalam rekaman itu..
Minggu, 28 September 2025 - 15:11 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial rekaman suara tangisan korban pencabulan ustaz asal Bekasi atau dikenal juga sebagai Kiai MR (52).

Diketahui, Kiai MR disebut sebagai sosok ustaz asal Bekasi yang kini tengah tersandung kasus pencabulan. Ia diduga memperkosa anak angkat dan keponakannya sejak masih duduk di bangku sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini terungkap setelah salah satu korban yakni anak angkat Kiai MR melaporkan tindakan asusila ayah angkatnya itu ke pihak keluarga besarnya.

Selain itu, kasus pencabulan ini juga semakin viral karena diangkat dalam YouTube dr. Richard Lee dengan mendatangkan langsung kedua korban.

3 Fakta Korban dari Kiai MR Bekasi yang Viral di Medsos, Teganya Dilakukan pada Anak Sejak Sekolah Dasar
3 Fakta Korban dari Kiai MR Bekasi yang Viral di Medsos, Teganya Dilakukan pada Anak Sejak Sekolah Dasar
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/youtube Richard Lee

 

Saat ini, korban sudah berusia 21 dan 22 tahun. Namun, aksi pencabulan yang diduga dilakukan oleh kiai asal Bekasi itu sudah berlangsung bertahun-tahun.

Menurut pengakuan anak angkat pelaku, ZA, ia sudah dicabuli oleh kiai cabul itu sejak SMP. Sementara keponakan pelaku berinsial SA mengaku sudah dicabuli sejak kelas 6 SD.

Setelah kasusnya semakin viral, belakangan beredar rekaman suara salah satu korban yaitu ZA yang sedang menangis.

Berdasarkan informasi yang beredar, rekaman suara itu terjadi saat ZA tengah mengungkapkan aksi bejat kiai cabul itu di hadapan keluarga besarnya.

Terdengar suara perempuan dewasa di dalam video itu yang mencoba mengklarifikasi pengakuan ZA.

"Itu kata ayah enggak dari SMP, kata kamu dari SMP, mana yang benar sih?," kata suara perempuan dewasa, disebut sebagai Bunda Z.

Sambil menangis dan terbata-bata, suara yang diduga milik ZA itu mengatakan bahwa ia tak memiliki bukti pencabulan sejak SMP.

Tapi, bukti kekerasan seksual yang dilakukan ayah angkatnya itu hanya berasal saat ia duduk di bangku perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enggak ada bukti, aku cuma ada bukti chat-an selama kuliah di (nama universitas). Ayah nyamperin aku ke , ngajak check-in," kata ZA.

Adapun saat ini, kiai MR sudah ditahan di Polres Metro Bekasi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral