News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya ‘Roasting’ Ketua Banggar DPR: Dia Enggak Berani Nambah, Kan yang Punya Uang Saya

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa perdana menghadiri Rapat Paripurna DPR RI. Pada momen itu, Purbaya ‘meroasting’ Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah terkait rencana stimulus ekonomi pemerintah
Selasa, 23 September 2025 - 13:13 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025).
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa perdana menghadiri Rapat Paripurna DPR RI. Pada momen itu, Purbaya ‘meroasting’ Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah terkait rencana stimulus ekonomi pemerintah.

Purbaya mengatakan Said tidak berani menambah paket stimulus ekonomi atau bantuan sosial (bansos) yang disiapkan untuk masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menjelaskan rencana paket bansos pemerintah salah duanya berisi 10 kg beras dan 1 liter MinyaKita. Namun, Said mengusulkan agar MinyaKita ditambah menjadi 2 liter.

Purbaya berkelakar usulan Said agak nanggung. Dia pun menantang untuk menambah MinyaKita menjadi 5 liter.

“Tadinya pemerintah membutuhkan dua bulan 10 kg (beras) masing-masing bulan, terus 1 liter (minyak goreng). Itu tadinya, terus Pak Said minta 2 (liter), saya challenge, 'ya sudah, kenapa 2? 5 liter aja sekalian’,” kata Purbaya dalam rapat di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025).

Namun, kata Purbaya, Said tidak berani menambah menjadi 5 liter minyak goreng. Sehingga isi paket bansos tetap ditambah 2 liter sesuai permintaan Said.

“Yang enggak berani Pak Said rupanya. Jadi jangan salahkan saya, Pak Said enggak berani. ‘Saya minta 2 (liter) aja', ya sudah saya kasih 2 (liter). Jadi saya sudah jawab ya Pak Said ya, dan ini baru awal,” katanya.

Padahal, kata Purbaya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak masalah menggelontorkan anggaran jika minyak goreng itu ditambah jadi 5 liter. Menurutnya, lebih baik APBN dimanfaatkan untuk rakyat daripada hanya mengendap di rekening pemerintah.

“Kita siap Pak, kita akan sisir, pasti saya sudah siap lihat tuh banyak anggaran yang tidak terserap, daripada nongkrong di sana, di Bank Indonesia atau di rekening pemerintah, saya bagikan ke masyarakat dalam bentuk subsidi tadi,” ujarnya.

Purbaya menyebut Said tidak perlu takut untuk mengusulkan tambahan paket bansos rakyat. Di sisi lain, pihaknya menghargai sikap kehati-hatian Said terhadap uang negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dua bulan itu masih percobaan Pak, kalau masih kurang, kita tambah lagi, jadi bapak enggak usah takut, saya commit. Tapi yang kurang commit Pak Said rupanya, dia 5 (liter) enggak berani, turun ke 2 (liter),” kata dia.

“Aneh, kan yang punya uang saya, harusnya dia oke, tapi enggak apa-apa, ini artinya Pak Said hati-hati sekali. Saya terima kasih atas dukungan, sehingga saya enggak terlalu koboi banget,” tandas Purbaya. (saa/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral