News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Soal Penyakit Autoimun, Simak Gejala, Faktor Risiko Hingga Cara Penanganan

Penyakit autoimun merupakan kondisi dimana sistem kekebalan tubuh salah menyerang sel-sel sehat tubuh sendiri, bukan melindungi dari ancaman seperti bakteri atau virus.
Selasa, 23 September 2025 - 11:50 WIB
Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Soal Penyakit Autoimun, Simak Gejala, Faktor Risiko Hingga Cara Penanganan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Penyakit autoimun merupakan kondisi dimana sistem kekebalan tubuh salah menyerang sel-sel sehat tubuh sendiri, bukan melindungi dari ancaman seperti bakteri atau virus.

Ada lebih dari 80 jenis penyakit autoimun, dengan gejala umum berupa kelelahan, nyeri otot, dan demam. Penyebabnya kompleks dan dapat dipengaruhi faktor genetik serta lingkungan, seperti paparan racun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyakit autoimun tidak dapat disembuhkan. Namun terdapat hal yang bisa mencegahnya agar tidak merusak organ lebih lanjut. 

Penyakit autoimun perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar dapat mengetahui kiat-kita mnecegah hingga gejalanya. Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit autoimun, Holywings Peduli bekerja sama dengan Eka Hospital Pekanbaru menggelar seminar kesehatan. 

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 150 peserta dari berbagai kalangan yang antusias ingin mengetahui lebih dalam tentang penyakit autoimun yang belakangan semakin banyak dijumpai di masyarakat.
 
Seminar ini menghadirkan dokter Shofiana Nur Islami dari Eka Hospital yang memberikan edukasi mengenai gejala, faktor risiko, serta cara penanganan penyakit autoimun. Selain itu, peserta juga mendapat kesempatan untuk melakukan sesi tanya jawab secara langsung, sehingga diskusi berlangsung interaktif dan mudah dipahami.
 
Andrew Susanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui edukasi yang tepat dan bermanfaat.
 
“kami harap seminar ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memelihara kesehatan sejak dini, sehingga pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan tepat,” ujar Andrew Susanto.
 
Penyakit autoimun merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri. Ada lebih dari 80 jenis autoimun, di antaranya lupus, rheumatoid arthritis, psoriasis, hingga scleroderma.
 
Prevalensi lupus diperkirakan mencapai 0,5% hingga 1,7% populasi, setara dengan lebih dari 1,3 juta orang. Mayoritas penderita adalah wanita usia 15–45 tahun. Secara umum, penyakit autoimun diperkirakan menyerang 5–10% populasi Indonesia, atau sekitar 12,5 – 25 juta orang.
 
Kesadaran masyarakat masih rendah, banyak penderita yang tidak menyadari gejalanya karena mirip dengan penyakit lain, sehingga diagnosis sering terlambat. Pasca pandemi COVID-19, beberapa penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kasus autoimun di Indonesia.
 
dokter dari Eka Hospital Pekanbaru, dr. Shofiana Nur Islami menjelaskan pentingnya deteksi dini.
 
“Autoimun sering kali terlambat terdiagnosis karena gejalanya mirip penyakit lain. Semakin cepat dikenali, semakin baik pula hasil pengobatannya. Seminar ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kewaspadaan,” jelasnya.
 
Salah satu peserta seminar, Rina (34 tahun), mengaku sangat terbantu dengan materi yang dibawakan.
 
“Saya sering merasa lelah tanpa sebab dan tidak tahu kalau itu bisa terkait autoimun. Setelah ikut seminar ini saya jadi lebih paham dan termotivasi untuk cek kesehatan,” ujarnya.
 
Dalam acara ini juga terdapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Rangkaian pengecekannya berupa pengecekan tekanan darah, kolesterol, gula darah, asam urat hingga konsultasi langsung dengan dokter. Pemeriksaan ini diikuti dengan pemberian vitamin dan obat-obatan sesuai hasil diagnosa.
 
Acara ini semakin meriah dengan berbagai kegiatan hiburan bertema “Pesta Rakyat”. Para peserta diajak mengikuti permainan seperti lempar bola kedalam ember berhadiah berupa sembako dan perangkat elektronik dan ada pula games estafet bola pingpong.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral