News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Ditetapkan Tersangka, Ibu Tiri Sempat Sebut Nizam Alami Leukemia dan Autoimun Bukan Luka Bakar

Polisi menetapkan ibu tiri Nizam, TR (46) sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan terhadap anaknya. Ibu tiri mengatakan anaknya sakit Leukemia dan autoimun
Rabu, 25 Februari 2026 - 21:05 WIB
Nizam Syafei dan Ibu Tiri
Sumber :
  • tvOnenews

tvOnenews.com - Penganiayaan yang dialami seorang bocah bernama Nizam Syafei atau NS (12) kini mulai menunjukkan perkembangan baru.

Polisi telah menetapkan ibu tiri NS, TR (46) sebagai tersangka atas kasus dugaan kekerasan yang dialami anaknya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, seorang bocah bernama Nizam Syafei atau NS (12) meninggal dunia lantaran diduga dianiaya oleh ibu tirinya.

Nahas, Nizam Syafei meninggal dunia di RSUD Jampang Kulon, Sukabumi setelah mendapatkan perawatan intensif.

TR Sebut Nizam Alami Leukemia dan Autoimun

Dalam video yang viral di media sosial, Nizam mengaku telah dipaksa minum air panas oleh ibu tirinya. Sehingga netizen menyerang TR karena diduga menganiaya NS.

Merasa tersudutkan, Ibu Tiri Nizam, TR (46) menepis tudingan tersebut dengan mengatakan bahwa anaknya meninggal akibat sakit kanker darah, leukemia dan autoimun.

“Kalau kemarin sih ada informasinya dari saksi yang di BAP di Polsek, tapi tidak memberikan bukti otentiknya hanya melihat dari HP kalau anak itu didiagnosa kanker leukemia autoimun,” ungkap TR melalui tayangan YouTube Harian Surya.

“Jadi pure sakit. Kalaupun ada kulit melepuh itu akibat dari panas dalam saja dari leukemia kanker darah itu,” sambungnya.

Ibu tiri Nizam, TR (48) diduga menganiaya anak suaminya
Ibu tiri Nizam, TR (48) diduga menganiaya anak suaminya
Sumber :
  • Tangkapan layar video

TR menerangkan situasi sebelum video viral. Ayah Nizam Anwar Satibi sempat mengirimkan video kepada gurunya di pesantren saat anaknya terbaring lemah.

Mengetahui kondisi Nizam, kakek angkat korban Isep Dadang Sukmana bergegas menuju rumah sakit setelah menerima rekaman video.

Kecurigaan muncul saat dokter mengindikasikan adanya tanda-tanda penganiayaan. Sehingga Isep menanyakan langsung kepada Nizam. 

Korban sempat mengaku bahwa ia dipaksa minum air panas oleh ibu tirinya. Namun ibu tiri menepis tudingan tersebut.

Menurut TR, korban menyebutkan namanya bukan sebagai menunjuk pelaku, melainkan permintaan bantuan untuk menjelaskan sakit yang dideritanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dia (Isep) introgasi anak, padahal anak itu kan sudah dalam keadaan sekarat lah. Jadi mungkin itu mamah-mamah itu kalau menurut saya dan yang lain karena manggil saja,” jelas TR.

“Mungkin biar saya yang menjelaskan atau apa gitu. Namanya anak sudah sekarat,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral