News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Paksa Minum Air Mendidih, Ibu Tiri Nizam Sebut Luka Bakar Akibat Leukemia dan Autoimun

Nizam Syafei atau NS (12) jadi pembicaraan publik lantaran diduga dianiaya ibu tirinya. Ibu tiri NS, TR bantah menganiaya anaknya karena murni faktor kesehatan
Senin, 23 Februari 2026 - 22:06 WIB
Ibu tiri Nizam, TR (48) diduga menganiaya anak suaminya
Sumber :
  • Tangkapan layar video

tvOnenews.com - Seorang bocah bernama Nizam Syafei atau NS (12) menjadi pembicaraan publik lantaran diduga dianiaya oleh ibu tirinya.

Setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit selama kurang lebih 8 jam, Nizam Syafei meninggal dunia di RSUD Jampang Kulon, Sukabumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat masih berada di ruang IGD, Nizam mengaku bahwa dirinya telah dipaksa minum air mendidih oleh ibu tirinya.

Video saat Nizam terbaring lemah di rumah sakit viral di media sosial, sehingga netizen menyudutkan ibu tiri karena diduga telah menganiaya NS.

Menanggapi tudingan tersebut, Ibu Tiri Nizam, TR (46) mengungkapkan bahwa anaknya tersebut meninggal akibat penyakit kanker darah, leukemia dan autoimun.

Sehingga ia menegaskan tudingan penganiayaan yang dilakukan olehnya tidak benar.

“Kalau kemarin sih ada informasinya dari saksi yang di BAP di Polsek, tapi tidak memberikan bukti otentiknya hanya melihat dari HP kalau anak itu didiagnosa kanker leukemia autoimun,” ungkap TR melalui tayangan YouTube Harian Surya.

“Jadi pure sakit. Kalaupun ada kulit melepuh itu akibat dari panas dalam saja dari leukemia kanker darah itu,” sambungnya.

Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri.
Sumber :
  • Youtube tvOnenews

TR menjelaskan sebelum video yang memperlihatkan kondisi anaknya itu viral, ayah Nizam Anwar Satibi sempat mengirimkan video kepada gurunya di pesantren.

Seketika, video tersebut disampaikan kepada kakek angkat korban yang juga pembina di pesantren Nizam, Isep Dadang Sukmana. 

Seketika Isep datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi Nizam. Ketika dokter mengatakan adanya indikasi kekerasan, Isep menanyakan langsung kepada korban.

Saat itu, korban mengaku dipaksa minum air mendidih oleh ibu tirinya. Namun, ibu tiri menepis tuduhan tersebut lantaran video tersebut diambil sebelum adanya diagnosa penyakit anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Nizam menjawab ‘Mama’ saat ditanya oleh Isep karena ingin memanggil dirinya supaya dapat menjelaskan lebih detail.

“Dia (Isep) introgasi anak, padahal anak itu kan sudah dalam keadaan sekarat lah. Jadi mungkin itu mamah-mamah itu kalau menurut saya dan yang lain karena manggil saja,” jelas TR.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral