News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Periksa Tujuh Saksi Kasus Kematian Anak 8 Tahun di Kosan Penjaringan Jakut

Polisi periksa tujuh saksi terkait kematian anak 8 tahun di kosan Penjaringan, Jakut. CCTV, barang bukti, dan autopsi jadi kunci ungkap kasus.
Senin, 22 September 2025 - 11:51 WIB
Ilustrasi anak.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Misteri kematian seorang anak perempuan berinisial AR (8) di sebuah kamar indekos kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, masih menjadi perhatian publik. Hingga kini, polisi telah memeriksa tujuh saksi guna mengungkap penyebab kematian bocah malang tersebut.

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, menjelaskan bahwa tujuh saksi tersebut terdiri dari lima orang penghuni kos hingga kedua orang tua korban. "Kami periksa lima saksi dan kedua orang tua dari korban berinisial S (44) dan ibunya MKR," ujarnya di Jakarta, Senin (22/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditemukan di Lantai Tiga Kosan Ibunya

Korban AR ditemukan tidak bernyawa di sebuah kamar indekos milik ibunya, yang berada di lantai tiga, pada Minggu (21/9/2025). Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar karena korban masih berusia belia.

Polisi bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Kami sudah memeriksa saksi yang ada di lantai satu dan lantai dua. Selain itu, kami juga telah mengambil rekaman CCTV," kata Agus.

Garis Polisi Dipasang, Barang Bukti Diamankan

Untuk mengamankan lokasi, garis polisi dipasang agar TKP tetap steril dan tidak ada barang bukti yang hilang. Menurut Kapolsek, kemungkinan masih ada barang bukti yang berkaitan dengan kasus ini yang belum ditemukan.

Sebelumnya, tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Utara telah mengamankan sejumlah barang yang diduga berhubungan dengan perkara ini. Semua barang tersebut kini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan.

Penyelidikan Mendalam oleh Polres Jakut

AKBP Agus menegaskan, penyelidikan akan terus dilakukan dengan melibatkan tim khusus. "Kami akan melakukan penyidikan dan penyelidikan yang lebih dalam lagi dan akan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Jakut," ujarnya.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, termasuk dari rekaman CCTV serta keterangan saksi yang sudah diperiksa. Tujuannya adalah untuk memastikan kronologi dan menemukan fakta penyebab kematian AR.

Kasus Jadi Sorotan Publik

Kasus kematian anak di usia delapan tahun ini menyita perhatian publik. Pasalnya, peristiwa terjadi di kosan yang masih dihuni oleh orang tua korban. Banyak pihak berharap kepolisian segera mengungkap motif di balik tragedi ini agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.

Warga sekitar mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut. Beberapa saksi mata mengatakan tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelum korban ditemukan meninggal. "Kami juga sedang mendalami keterangan warga sekitar yang mungkin melihat hal-hal janggal sebelum kejadian," tambah Agus.

Langkah Selanjutnya

Polisi masih menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Autopsi ini diharapkan menjadi kunci utama dalam mengungkap kasus, apakah murni kecelakaan, penyakit, atau ada indikasi tindak pidana.

Dengan dukungan keterangan saksi, bukti CCTV, dan hasil forensik, diharapkan kasus ini segera terang benderang. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menuntaskan penyelidikan secara transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menambah daftar panjang tragedi yang melibatkan anak-anak. Pemerhati anak pun menyerukan agar keluarga dan lingkungan lebih waspada serta memberi perhatian khusus pada kondisi psikologis maupun keamanan anak.

Saat ini, polisi masih bekerja keras mengungkap fakta di balik kematian AR. Publik menanti hasil penyelidikan lebih lanjut, termasuk kesimpulan dari tim forensik. Aparat berjanji akan memberikan informasi resmi begitu seluruh bukti terkumpul. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

Pemerintah mematok target besar dalam penanganan masalah limbah nasional melalui pembangunan instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 
Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
KKHI Madinah Siaga 24 Jam, Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Terjamin

KKHI Madinah Siaga 24 Jam, Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan Jemaah Haji Terjamin

Kementerian Haji dan Umrah memberikan jaminan bahwa fasilitas kesehatan bagi jemaah calon haji, termasuk Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) akan tersedia selama 24 jam penuh sepanjang musim haji.
Polisi Ringkus Empat Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM di Cipayung, Beraksi Tujuh Kali Hingga ke Jawa Tengah

Polisi Ringkus Empat Spesialis Pencurian Modus Ganjal ATM di Cipayung, Beraksi Tujuh Kali Hingga ke Jawa Tengah

Polres Metro Jakarta Timur meringkus empat speasialis pencurian modus ganjal ATM yang beraksi di salah satu ATM gerai ritel modern, daerah Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis (19/4) pagi.
5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 24 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?

5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 24 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?

Berdasarkan perhitungan, ada lima weton yang diprediksi akan mengalami hari yang cukup berat atau "apes" dalam hal finansial, kesehatan, maupun hubungan sosial.

Trending

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

PSEL Jadi Solusi Strategis: Ditargetkan Kurangi 33.000 Ton Sampah Per Hari pada 2029 dan Hasilkan Listrik

Pemerintah mematok target besar dalam penanganan masalah limbah nasional melalui pembangunan instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 
Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Semangat Kartini Tak Pernah Padam: Begini Wujudnya di Kehidupan Perempuan Indonesia Saat Ini

Kisah dari pesisir Rembang menegaskan bahwa semangat Kartini tidak berhenti sebagai sejarah. Ia terus hidup dalam tindakan nyata perempuan Indonesia yang berani
Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Kepercayaan Diri Tinggi! Bali United Siap Lanjutkan Tren Positif di Kandang Persita

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku skuadnya dalam kondisi menakutkan untuk lawan jelang menghadapi Persita Tangerang.
Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik

Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik

Bung Ropan curiga dengan agenda FIFA yang mengundang PSSI ke Kanada. Apakah pertemuan tersebut akan membawa kabar baik untuk Timnas Indonesia di ASEAN Cup?
Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Bursa Transfer Juventus: Emil Audero Terima Kabar Baik, Bianconeri Ambil Keputusan Begini soal Kiper Musim Depan

Juventus dilaporkan sudah mengambil keputusan mengenai susunan penjaga gawangnya di  musim depan. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, bisa jadi menerima kabar baik jelang bursa transfer musim panas.
Selengkapnya

Viral