News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Pengajuan Anggaran Kemhan Rp184 Triliun, Panglima TNI: Senjata Canggih Itu Mahal

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto tanggapi soal anggaran sebesar Rp184 triliun yang diajukan oleh Kementerian Pertahanan untuk perkuat kekuatan militer.
Minggu, 21 September 2025 - 21:20 WIB
Sejumlah masyrakat terlihat berfoto menaiki kendaraan alutsista dalam acara TNI Fair 2025 Jakarta, Minggu (21/09/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menanggapi soal anggaran sebesar Rp184 triliun yang diajukan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk memperkuat kekuatan militer.

Jenderal TNI Bintang Empat ini menegaskan bahwa senjata yang canggih memang memerlukan biaya yang mahal. Bahkan menurutnya, pertahanan di negara lain anggarannya lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena senjata yang canggih itu mahal. Sangat mahal. Di negara-negara lain itu pertahanan lebih besar anggarannya,” kata Agus, di Monas Jakarta Pusat, Senin (21/9/2025).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (tengah) menghadiri bakti sosial TNI Fair di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025).
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (tengah) menghadiri bakti sosial TNI Fair di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025).
Sumber :
  • (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)

 

Lebih lanjut Agus menerangkan bahwa contoh negara yang memiliki anggaran pertahanan besar yakni Pakistan. 

“Contoh Pakistan. Pertahanan di negara-negara lain besar. Sehingga tentara khususnya bisa mengamankan wilayahnya bisa mengamankan masyarakat,” ucap Agus.

Sementara itu Agus mengungkapkan bahwa hal ini penting untuk kedaulatan negara. Sebab masyarakat hingga investor yang masuk ke Indonesia perlu memiliki rasa aman.  

“Kedaulatan negara kita harus dipegang supaya masyarakat juga aman, bekerja dengan nyaman. Investor juga bisa masuk ke negara kita tanpa terganggu dengan gangguan-gangguan yang mengganggu para investor,” jelas Agus.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengajukan anggaran sebesar Rp184 triliun kepada Kementerian Keuangan untuk memperkuat kekuatan militer, pada saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I di Gedung DPR/MPR RI, pada Rabu (9/7/2025).

Sejumlah masyrakat terlihat berfoto menaiki kendaraan alusista dalam acara TNI Fair 2025 Jakarta, Minggu (21/09/2025)
Sejumlah masyrakat terlihat berfoto menaiki kendaraan alusista dalam acara TNI Fair 2025 Jakarta, Minggu (21/09/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

 

"Tambahan dana Rp 184 triliun. Kita usulkan kepada Menteri Keuangan dan Menteri Bappenas bahwa pagu indikatif yang diberikan kepada kita masih belum mencukupi kebutuhan prioritas," kata Sjafrie.

Kemudian Sjafrie berharap agar permintaan tersebut dapat diwujudkan untuk pertahanan Indonesia. Nantinya anggaran tersebut akan digunakan dengan tepat sasaran. (ars/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral