News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger! Kuburan Arya Daru Diacak-acak Dibongkar Kembali, Keluarga Segera Laporkan ke Pihak Berwenang

Kematian Arya Daru dianggap misterius karena meninggal dengan kondisi tak biasa, yaitu wajah terlilit lakban kuning. Kasusnya sampai viral di Medsos.
Sabtu, 13 September 2025 - 12:45 WIB
Geger! Kuburan Arya Daru Diacak-acak Dibongkar Kembali, Keluarga Segera Laporkan ke Pihak Berwenang
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tiktok rhana mua

Jakarta, tvOnenews.com- Kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru kembali memantik perhatian publik. Sebab keluarga besar melaporkan sejumlah hal janggal ke pihak berwenang

Geger! Kuburan Arya Daru Diacak-acak Dibongkar Kembali, Keluarga Segera Laporkan ke Pihak Berwenang
Geger! Kuburan Arya Daru Diacak-acak Dibongkar Kembali, Keluarga Segera Laporkan ke Pihak Berwenang
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tiktok rhana mua

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kematian Arya Daru dianggap misterius karena meninggal dengan kondisi tak biasa, yaitu wajah terlilit lakban kuning. Kasusnya sampai viral di Medsos. 

Tak main-main, enam anggota keluarga Arya Daru kini resmi meminta perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

Pasalnya, Keluarga Arya Daru mengalami sejumlah teror yang diduga mengganggu keselamatan ataupun kejiwaan keluarga. Hal inilah yang menjadi pertanyaan publik, siapa saja yang melapor dan seperti apa terornya.

Namun beredar kabar, jika keluarga almarhum Arya Daru menerima pesan aneh berbentuk simbol tak lazim. 

Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) yang tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) yang tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Sumber :
  • Dokumentasi tvOnenews.com

 

Juga adanya, bunga di makam Arya Daru yang tiba-tiba berganti tanpa sepengetahuan pihak keluarga.

"Benar ada permohonan dari keluarga almarhum ADP kepada LPSK,” kata Susi kepada wartawan, Kamis (11/9/2025).

Selain itu, Susi menegaskan keluarga Arya Daru merasa perlu mendapatkan perlindungan agar bisa mengungkap misteri kematian sang diplomat muda yang hingga kini belum jelas duduk perkaranya.

“Keluarga sampaikan juga ada kejanggalan-kejanggalan mengenai ada pihak-pihak yang mengirimkan pesan melalui simbol-simbol yang tidak umum atau tidak dapat dipahami serta makam almarhum yang diganti bunganya," ungkapnya. 

Sehubungan dengan ini, Tim Hukum Keluarga Arya Daru Pangayunan, Nicolay Aprillindo menyampaikan sejumlah kejanggalan yang terjadi di balik peristiwa kematian Arya Daru kepada Menlu Sugiono. 

Dalam keterangannya, saat pertemuan tertutup itu, dia menyampaikan perkembangan terkait kematian Arya Daru yang dinilai misterius. 

Dengan begitu, ia menyampaikan bahwa langkah untuk meminta pihak kepolisian menggelar penyelidikan lanjutan merupakan permintaan keluarga, karena kuburan Arya Daru juga dibongkar. 

"Dari pihak keluarga menginginkan penyelidikan lanjutan karena ditemui beberapa hal kejanggalan seperti yang selama ini tersiar di media," jelas Nicolay di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Senin disiarkan di YouTube tvOnenews (8/9/2025).    

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan kami sampaikan juga kepada Menlu, kepada Pak Judha bahwa sempat makam almarhum sempat diacak-acak atau habis dibongkar. Mereka cukup kaget karena mereka baru mendengar peristiwa ini juga," ungkapnya. (klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral