GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nestapa Pengemudi Ojol yang Sepi Order Hingga Minim Pemasukan Imbas Kerusuhan di Jakarta: Saya Harus Minta Tolong ke Siapa?

Pagi hari biasanya menjadi waktu paling sibuk bagi Muhammad Nur (28), pengemudi ojek online (Ojol) di Jakarta Selatan. Ia akan menyalakan aplikasi Grab di ponselnya, memastikan motor listrik sewaannya siap dipacu menjemput penumpang atau mengantarkan makanan.
Rabu, 3 September 2025 - 20:21 WIB
Detik-detik Mencekam Mobil Patroli Diamuk Pedemo di Polda DIY, Polisi Lepaskan Tembak Gas Air Mata
Sumber :
  • tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pagi hari biasanya menjadi waktu paling sibuk bagi Muhammad Nur (28), pengemudi ojek online (Ojol) di Jakarta Selatan. Ia akan menyalakan aplikasi Grab di ponselnya, memastikan motor listrik sewaannya siap dipacu menjemput penumpang atau mengantarkan makanan.

Namun, beberapa hari terakhir, rutinitas itu hilang. Nur hanya bisa duduk termenung di rumah kontrakannya, menatap layar ponsel yang menampilkan akun Grab miliknya terkunci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya kena imbasnya akibat kerusuhan kemarin. Jadi, di Grab ada pengajuan pause atau libur. Karena saya bingung mau narik kemana, sana-sini demo, penutupan jalan. Akhirnya saya ikutan paused dan ada kompensasi sebesar Rp50 ribu dari Grab (khusus motor listrik),” cerita Nur kepada tvonenews.com, Rabu (3/9/2025).

Nur menjelaskan, setiap harinya, untuk mencari nafkah, dirinya harus menyewa motor listrik senilai Rp50 ribu per hari, ditambah biaya pengisian baterai sebesar Rp25 ribu untuk satu hari.

Nestapa Pengemudi Ojol yang Sepi Order Hingga Minim Pemasukan Imbas Kerusuhan di Jakarta: Saya Harus Minta Tolong ke Siapa?
Nestapa Pengemudi Ojol yang Sepi Order Hingga Minim Pemasukan Imbas Kerusuhan di Jakarta: Saya Harus Minta Tolong ke Siapa?
Sumber :
  • Istimewa

 

"Total pengeluaran harus ada Rp75ribu," kata Nur.

Ketakutan di Tengah Jalan yang Tertutup

Kerusuhan akhir Agustus lalu membuat banyak ruas jalan di Jakarta tak bisa diakses. Bagi masyarakat umum, itu berarti macet dan keterlambatan. Tetapi bagi Nur, itu berarti hilangnya ruang untuk mencari nafkah.

Nur mengatakan, dirinya tidak terlibat dalam aksi demonstrasi maupun kerusuhan beberapa waktu lalu, namun dirinya dan keluarga menjadi korban imbas kericuhan tersebut.

“Saya bingung mau narik apa kalau sana-sini ditutup dan chaos di mana-mana, takut kena imbas. Meskipun saya tidak ikut-ikutan aksi, malah sampai sekarang saya enggak bisa narik,” kata Nur.

"Bingung nyari pemasukan, sampai sekarang hanya merenungi nasib saja. Mau minta tolong sama siapa?," imbuhnya.

Mobil Brimob Lindas Pengemudi Ojek Online (Ojol) bernama Affan Kurniawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Mobil Brimob Lindas Pengemudi Ojek Online (Ojol) bernama Affan Kurniawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • Istimewa

 

Meski aplikasi di-pause, tagihan sewa motor listrik dan baterai tetap berjalan. Inilah beban terbesar Nur. Tanpa pemasukan, ia tak bisa membayar sewa. Dan tanpa bayar sewa, akunnya otomatis disuspend.

"Kalau begini, saya sudah teriak ke pihak Grab, jawabnya suruh top up saja. Sedangkan saya mau top up gimana? Saya aja tidak bisa narik, akun di-suspend. Kalau sudah begini, gimana nasib keluarga saya?” ujarnya lirih.

Kompensasi Terlambat, Utang Menumpuk

Grab memang memberikan kompensasi Rp50 ribu untuk pengemudi molis yang memilih “pause”. Menurut Nur, kebijakan “pause” yang diberikan Grab sebenarnya bermanfaat. Tetapi, kompensasi Rp50 ribu yang dijanjikan baru keluar pada malam hari tanggal 31 Agustus, sementara sistem langsung menagih biaya sewa motor.

Nur mengajukan libur pada 29 Agustus, baru pada 31 malam akunnya dibuka kembali.

“Akun saya kebuka dan langsung ada pembayaran rental motor sebesar Rp50 ribu. Otomatis akun saya tidak bisa narik karena melebihi pembayaran. Kompensasi keluar jam 10 malam. Saya berharap keluar pagi biar bisa bayar motor dan narik, ternyata malah malam,” jelas Nur.

Padahal, malam hari itu, ia tak mungkin mencari orderan. Esoknya, ketika akunnya aktif, justru sepi pesanan.

"Kemarin pas akun nyala, bener-bener orderannya sepi. Mau tidak mau, mending buat makan keluarga daripada bayar molis. Akhirnya sampai sekarang sulit buat nyari bayar molis sama baterai,” katanya.

Nur mengakui, pemasukannya juga menurun drastis lantaran sejumlah masyarakat masih banyak yang diberlakukan bekerja dari rumah alias Work From Home (WFH). Alhasil, pengemudi ojol jadi sepi orderan.

"Penghasilan anjlok karena masih bnyak orang kantor yang bekerja di rumah," ujarnya.

Antara Bayar Motor atau Makan Keluarga

Dilema itu membuat Nur dan istrinya harus memilih yang paling mendesak: makan.

"Berat juga buat makan saya sama istri saya kemarin. Pas nyala, kalahin bayar molis, akhirnya pembayaran tiga akun close. Ya, akhirnya mending buat makan keluarga,” ucapnya.

Kerusuhan yang sempat menelan korban pengemudi ojol yang terlindas kendaraan taktis, benar-benar menorehkan luka panjang. Bagi Nur, bukan hanya soal keamanan di jalan, melainkan juga soal hidup sehari-hari yang kini terganjal hutang sewa.

“Karena pas kasus ojol terlindas barakuda polisi itu sangat kena imbasnya dan banyak oknum yang bikin rusuh. Mau tidak mau saya pause biar tidak menambah biaya, eh malah boncos,” ujarnya.

Kini, Nur tak lagi sibuk melintas jalanan ibu kota. Hari-harinya diisi dengan kebingungan, memikirkan bagaimana cara melunasi sewa motor listrik agar bisa kembali bekerja. Ia tahu, tanpa kendaraan itu, pintu rezekinya tertutup rapat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akhirnya sampai sekarang sulit buat nyari bayar molis sama baterai,” katanya pelan.

Di tengah hiruk pikuk kota, kisah Nur hanyalah satu dari sekian banyak suara ojol yang terpinggirkan. Mereka yang bukan bagian dari kerusuhan, tetapi menjadi korban paling sunyi dari dampak yang ditimbulkannya. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT