News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sopir Keluarga Pelaku Pembunuhan Bocah 11 Tahun di Pondok Pinang Diduga Sempat Melukai Lehernya Sendiri dengan Golok

Polisi masih terus menyelidiki kasus meninggalnya bocah (11) di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Begini kata pihak kepolisian...
Senin, 1 September 2025 - 18:43 WIB
Anak di wilayah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diduga dibunuh sopir
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram @infopondokpinang

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih terus menyelidiki kasus meninggalnya bocah (11) di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Fakta terbaru, pelaku yang merupakan sopir kelarga ini ternyata juga mengalami luka di bagian leher yang diduga akibat perbuatannya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Harnas Prihandito, menjelaskan bahwa pihak kepolisian dalam waktu dekat akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Rencana kita dari kepolisian dalam waktu dekat akan memanggil beberapa saksi yang ada di rumah tersebut untuk kita mintai keterangan lebih lanjut,” ujar Harnas, Senin (1/9/2025).

Rumah duka seorang bocah 11 tahun yang dibunuh sopir di Jalan H Muhi VIII A, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (30/8/2025) pagi.
Rumah duka seorang bocah 11 tahun yang dibunuh sopir di Jalan H Muhi VIII A, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (30/8/2025) pagi.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

 

Saat ini, pelaku masih dirawat di RS Polri Kramat Jati. Kondisinya disebut sudah lebih stabil dibanding sebelumnya, sehingga diharapkan bisa segera dimintai keterangan.

“Untuk kondisi pelaku, tentunya saat ini update terbaru, karena setiap hari kan kita monitor, pelaku berada di RS Polri Kramat Jati. Untuk kondisi saat ini, lebih baik dari sebelumnya. Dan harapan kita semua, secepat mungkin kita bisa mintai keterangan juga dari pelaku tersebut,” jelasnya.

Menurut Harnas, luka yang dialami pelaku ditemukan saat olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah mendapatkan perawatan intensif, kondisinya berangsur membaik.

“Kita temukan pada saat di TKP, pelaku juga ada luka di bagian leher, dan terakhir ketika sampai di RS Polri, sudah ditangani secara intensif sama dokter. Dugaan sementara penyebab luka di leher dari pelaku itu melukai lehernya sendiri menggunakan golok, sajam yang kita temukan di TKP saat itu,” terangnya.

Terkait motif di balik peristiwa ini, polisi belum bisa memastikan. Proses pendalaman masih berlangsung dengan memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi.

“Tentunya untuk motif ini, karena kita baru bisa memulai pemanggilan kepada beberapa saksi, tentunya motif masih kita dalami terus-menerus, termasuk beberapa orang yang ada di lokasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera kita ungkap motifnya apa,” tutup Harnas.

Polisi menegaskan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan transparan, serta meminta dukungan masyarakat untuk menjaga suasana tetap kondusif. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral