News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Masih Menyisakan Misteri, Kuasa Hukum Sebut Pita Cemas Bukan Dianggap Tahu Motif Tewasnya...

Tim kuasa hukum membongkar fakta terbaru kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan, khususnya menepis kecemasan Pita dituduh mengetahui motif tewasnya ADP.
Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:24 WIB
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan pose bersama istri, Meta Ayu Puspitantri alias Pita
Sumber :
  • Instagram/Meta Ayu Puspitantri

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Kuasa Hukum keluarga almarhum membongkar fakta terbaru kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan.

Fakta terbaru dari tim kuasa hukum untuk membongkar seluruh kejanggalan dalam kasus kematian Arya Daru Pangayunan yang masih misteri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dwi Librianto, Kuasa Hukum keluarga Arya Daru Pangayunan menyampaikan, kondisi pihak keluarga besar masih ceria sebelum diplomat muda itu ditemukan tewas.

Dwi Librianto mengatakan, kebahagiaan terpancar dari istri Arya Daru, Meta Ayu Puspitantri alias Pita, kedua anak, hingga orang tuanya.

"Komunikasi juga dijelaskan anak-anaknya juga ada gambar anak-anaknya lagi bermain, dia juga siap dan semuanya siap," kata Dwi Librianto di program Kabar Siang tvOne dikutip, Minggu (31/8/2025).

Ia menjelaskan, keluarga besar Arya Daru sangat bahagia karena sebentar lagi akan ikut berangkat ke Finlandia pada akhir Juli 2025.

Keberangkatan Arya Daru untuk menjalankan tugasnya sebagai diplomat muda Kemlu RI.

Penempatan tugas diplomatik Arya Daru akan bercokol di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Helsinki, Finlandia.

Untuk itu, Arya Daru Pangayunan sebelum ditemukan tewas di kamar indekos, ia menyempatkan belanja pembekalan selama di Finlandia.

Berdasarkan keterangan dari polisi, Arya Daru pergi belanja ke Mal Grand Indonesia pada Senin, 7 Juli 2025, sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam rekaman CCTV di mal yang beredar, Arya Daru tidak sendirian, dia ditemani oleh dua rekannya yakni Vara dan Dion yang kini menyisakan misteri.

Kemudian, Arya Daru mengabarkan sang istri, Pita bahwa dirinya selesai belanja sekitar pukul 21.00 WIB.

Diplomat muda asal Sleman tersebut akhirnya menunggu taksi untuk pulang ke indekos Guest House Gondia sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada momen inilah, kata Dwi, komunikasi antara Arya Daru dan Pita berakhir, sehingga sang istri mengkhawatirkan kondisi suaminya.

Maka dari itu, Dwi menepis tuduhan publik terkait kecemasan Pita dianggap mengetahui motif kematian Arya Daru.

"Jadi, kecemasan itu baru muncul setelah di taksi," tutur Dwi.

Lebih lanjut, ia memaparkan hasil penemuan fakta terbaru setelah Arya Daru pulang ke kamar indekos.

Ia menuturkan, berdasarkan laporan dari penelusuran pihak keluarga, Arya Daru mengalami burn out.

"Dalam waktu begitu dekat setelah pulang dua jam dilihat dari meninggalnya sekitar tengah malam dan delapan jam sejak ditemukan, saya dapat informasi dia mengalami burn out," jelasnya.

Kondisi burn out sendiri adalah bentuk seseorang mengalami kelelahan pada fisik, emosional kronis berujung stres berkepanjangan, hingga terganggunya mental.

Burn out bisa berdampak pada hilangnya minat dan motivasi seseorang, bahkan produktivitasnya semakin menurun.

Selain itu orang yang terdampak burn out bisa menunjukkan sikap negatif dan selalu mengisolasi diri secara sosial.

Dampak secara fisik meliputi kesulitan tidur, sakit kepala, nafsu makan berubah-ubah, dan sebagainya.

"Mungkin psikolog yang lebih tahu, apakah dengan kondisi burn out, dia bisa mengakhiri hidupnya begitu cepat?," tanya Dwi Librianto sambil penasaran.

Sementara, mantan Wamenlu Dino Patti Djalal menyoroti kondisi tewasnya Arya Daru ditemukan terbungkus lakban kuning.

Dalam kesemaptan yang sama, Dino Patti masih belum percaya kematian almarhum disebabkan tindakan bunuh diri, hanya perkara polisi tidak menemukan indikasi korban pembunuhan.

"Tidak berarti bukti itu tidak ada. Yang paling logis saja, kalau  dia memang bunuh diri dengan lakban serapi itu, apakah masuk akal?," ucap Dino.

Bagi Dino, tidak ada orang yang bisa membungkus kepalanya sendiri dengan lakban secara rapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Coba aja dilakukan sendiri sampai meninggal dan dilakukan dengan rapi kayak orang membungkus kado. Itu aja nggak masuk akal," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral