Affan Kurniawan Ngojek Buat Bantu Ekonomi Keluarga: Putus Sekolah Sejak Usia 14 Tahun, Nabung Buat Beli Tanah dan Motor untuk Adiknya
- Tangkapan layar tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto santunan berupa rumah kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online (ojol) yang meninggal usai dilindas mobil rantis Brimob, Kamis (28/8/2025) malam.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat bertakziah ke rumah duka almarhum di Jalan Blora, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) malam.
Presiden tiba di rumah duka, yang merupakan kontrakan seluas 3x11 meter di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 21.50 WIB.
Rumah tersebut merupakan mimpi Affan Kurniawan yang ingin memberikan tempat tinggal layak kepada kedua, Zulkifli dan Herlina.
Prabowo menyampaikan langsung ucapan belasungkawa kepada keluarga, sekaligus mendengarkan keluhan-keluhan dan harapan keluarga almarhum.
"Bapak datang langsung ke rumah. Bapak mengunjungi rumah kediaman almarhum, dan juga tadi Bapak memberikan bantuan. Bantuan, semua yang menjadi harapan, keinginan keluarga, Bapak penuhi, termasuk rumah," kata Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria saat ditemui di depan rumah duka, Jakarta, Jumat malam, selepas Presiden bertakziah.
Riza kemudian bercerita rumah yang dimiliki sendiri oleh keluarga merupakan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh Affan untuk ibundanya, mengingat Affan dan keluarganya selama ini mengontrak di rumah petak.
Affan, pemuda kelahiran 2004, putus sekolah sejak usia 14 tahun dan kemudian bekerja menjadi penjaga portal selama 2 tahun.
Affan kemudian menjalani profesi sebagai pengendara ojek online (ojol) sampai akhir hayatnya.
Riza menceritakan almarhum Affan telah menabung dan membeli sebidang tanah untuk keluarganya di Lampung dan juga telah membelikan motor untuk adik perempuannya.
Terkait bantuan rumah yang diberikan oleh Presiden kepada keluarga Affan, Riza menjelaskan rumah itu berada di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Bapak Ara sudah memberikan ya, terutama ibunya," kata Riza.
Ara yang dimaksud merujuk kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Riza melanjutkan Presiden Prabowo saat menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga, juga menyampaikan kepada mereka pelaku yang membunuh Affan segera ditindak sekeras-kerasnya.
Di rumah duka, jajaran menteri yang ikut bertakziah bersama Presiden, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
Load more