GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Gerak Senyap, OTT Immanuel Ebenezer Dilakukan Tanpa Lapor ke Istana

Istana pastikan Presiden Prabowo sudah menerima laporan OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer. KPK sebut Noel tahu, membiarkan, hingga menerima Rp3 miliar dan motor.
Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:18 WIB
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel jadi tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.comIstana Kepresidenan mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan resmi terkait operasi tangkap tangan (OTT) Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel. Laporan itu disampaikan langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingat kasus ini menyangkut seorang pejabat aktif anggota kabinet.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, OTT dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak Istana. Penangkapan Noel murni hasil penyelidikan tertutup yang sudah lama dipantau penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada koordinasi dengan Istana, karena sifat OTT ini penyelidikan. Semua dilakukan tertutup,” ujar pimpinan KPK.

Peran Immanuel Ebenezer

Immanuel Ebenezer ditetapkan sebagai tersangka bersama 10 orang lainnya dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). KPK menyebut peran Noel bukan sekadar penerima aliran dana Rp3 miliar dan satu unit motor gede Ducati, tetapi juga mengetahui, membiarkan, bahkan meminta sesuatu dari praktik ilegal yang sudah berjalan sejak 2019 hingga 2025.

“Sebagai wakil menteri, seharusnya ia menjalankan fungsi kontrol. Namun kenyataannya, praktik pemerasan dibiarkan bahkan ia turut meminta dan menerima,” tegas pimpinan KPK.

Jaringan dan Tersangka Lain

Selain Noel, 10 tersangka lain turut diamankan, di antaranya IBM, GAH, dan HS. GAH yang menjabat koordinator bidang pengujian dan evaluasi kompetensi disebut meneruskan praktik yang sebelumnya dijalankan IBM, dengan tetap memanfaatkan jalur pengurusan sertifikasi K3.

Meski ada nama lain seperti FAH dan HR yang disebut ikut menerima aliran dana, keduanya belum ditetapkan sebagai tersangka. KPK menegaskan status hukum para pihak masih dalam pendalaman intensif.

Selain uang tunai dan motor Ducati, penyidik juga menyita sejumlah kendaraan mewah lain. Semua barang bukti akan masuk mekanisme asset recovery dan berpotensi dilelang sebagai bagian dari proses hukum.

Pasal Pemerasan untuk Lindungi Publik

Dalam kasus ini, KPK menerapkan Pasal 12 huruf E UU Tipikor tentang pemerasan dalam jabatan. Langkah ini dinilai sebagai terobosan hukum agar masyarakat maupun perusahaan tidak takut melapor ketika diperas pejabat publik.

“Dengan pasal pemerasan, yang jadi tersangka hanyalah pihak pemeras. Bukan pemberinya. Jadi masyarakat jangan takut, kalau diperas segera lapor,” jelas Deputi Penindakan KPK.

Selain itu, Noel juga dijerat Pasal 12B UU Tipikor tentang gratifikasi, dengan kemungkinan pengembangan ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bila terbukti ada aliran dana yang diubah bentuk atau digunakan membeli aset.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Berlanjut

KPK memastikan penyidikan masih terus berjalan, termasuk mendalami keterlibatan pihak lain yang menikmati aliran dana dari pungutan ilegal sertifikasi K3. Kasus ini sekaligus menjadi sorotan publik karena merupakan OTT pertama di era pemerintahan Prabowo-Gibran yang menyasar seorang anggota kabinet aktif. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT