Respons Guru Sekolah Rakyat soal Wacana Pemerintah Naikkan Gaji Guru: Wah, Angin Segar bagi Dunia Pendidikan
- tvOnenews.com/Aldi Herlanda
"Tesnya serius. Mulai dari wawancara, psikotes, sampai TOEFL. Saya tidak direkomendasikan siapa-siapa, saya ikut seleksi murni. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun pendidikan dari bawah," ujarnya.
Fahrizal menegaskan bahwa dirinya lebih tertarik bergabung dengan Sekolah Rakyat dibanding sekolah unggulan yang siswa-siswinya sudah memiliki kemampuan di atas rata-rata. Sebab, ia merasa lebih tertantang.
"Saya justru merasa tertantang di Sekolah Rakyat. Sekolah unggulan tantangannya sedikit karena siswanya sudah pintar. Tapi di sini, kita membentuk anak dari nol, dari yang tidak bisa jadi bisa, itu luar biasa," katanya.
Terakhir, ia mengungkapkan harapan besar terhadap masa depan pendidikan Indonesia, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
"Langkah Presiden menjemput bola—membawa anak-anak miskin, putus sekolah, lalu diasramakan dan dididik—itu luar biasa. Saya yakin kalau ini konsisten dijalankan, Indonesia bisa benar-benar mencapai Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (rpi/iwh)
Load more