News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibawa Kencan ke Kamar Losmen, Wanita Bersuami di Kulon Progo Tewas Dibunuh Selingkuhan, Ini Penyebabnya

Perempuan bersuami AA tewas secara tidak wajar di tangan selingkuhannya di sebuah losmen yang berlokasi di Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta Rabu (13/8/2025).
Kamis, 14 Agustus 2025 - 19:47 WIB
Pelaku pembunuhan bernama Nur Rahmad Efendi (27) dihadirkan saat rilis kasus di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (14/8/2025)
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

Yogyakarta, tvOnenews.com - Nasib tragis dialami oleh perempuan inisial AA (39), warga Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

AA tewas secara tidak wajar di tangan selingkuhannya di sebuah losmen yang berlokasi di Pandeyan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Rabu (13/8/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, selingkuhan korban bernama Nur Rahmad Efendi (27) warga Gunungkidul telah ditahan di balik jeruji besi.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia menuturkan bahwa peristiwa ini berawal sekira pukul 10.00 WIB ketika korban chek in dengan pelaku di sebuah losmen.

Pelaku pembunuhan bernama Nur Rahmad Efendi (27) dihadirkan saat rilis kasus di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (14/8/2025)
Pelaku pembunuhan bernama Nur Rahmad Efendi (27) dihadirkan saat rilis kasus di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (14/8/2025)
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

 

Selang satu setengah jam, pelaku pamit ke resepsionis untuk mengembalikan kunci kamar dan mengambil KTP.

"Saat itu, pelaku bilang ke resepsionis jika teman wanitanya masih tidur di kamar," kata Eva saat rilis kasus di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (14/8/2025).

Eva mengatakan, kasus pembunuhan ini terungkap sekira pukul 16.00 WIB, saat Bambang selaku pegawai losmen akan membersihkan kamar losmen tersebut.

Ketika membuka kamar nomor 25, dia terkejut masih ada orang di dalam kamar dengan keadaan tidur.

Selanjutnya, dia memanggil rekannya Anggi karena curiga tamu perempuan itu sudah tidak bergerak dalam posisi terlentang. Kejadian ini kemudian dilaporkan oleh Anggi ke Polsek Umbulharjo.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung datang ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Akhirnya, polisi berhasil mendapatkan identitas pelaku. Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan dan mendapat keberadaan pelaku.

"Pelaku berhasil kami amankan di wilayah Umbulharjo dan yang bersangkutan mengaku jika sebelumnya telah bersama korban di losmen tersebut," ucap Eva.

Dari pengakuan pelaku, yang bersangkutan nekat menghabisi nyawa korban dengan cara dibekap. Hal ini dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku cemburu gara-gara melihat ponsel korban ada panggilan video call beberapa kali atas nama Bocil. Karena gelap mata, pelaku membekap wajah korban dengan menggunakan bantal sampai kehabisan napas hingga akhirnya meninggal dunia," ungkap Eva.

Dalam kasus ini, polisi juga menyita barang bukti dari losmen berupa sebuah bantal warna biru, sebuah buku tamu, sebuah tas warna hitam berisi KTP milik korban dan sepasang sandal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral