News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dengan Berapi-api, Ayah Prada Lucky Tak Terima Anaknya Dituduh Tak Bermoral hingga Punya Kelainan: Jangan Cari Masalah!

Serma Christian Namo, ayah Prada Lucky Namo (23) bereaksi keras atas tuduhan yang menyebut anaknya tidak punya moral, bahkan mendiang Prajurit TNI AD itu disebut penyimpangan seksual.
Senin, 11 Agustus 2025 - 09:08 WIB
Serma Christian Namo, ayah Prada Lucky Namo
Sumber :
  • Frits Floris/tvOne

"Ini bukan hanya soal nyawa, tetapi juga harga diri dan nama baik keluarga saya," tegasnya.

Walaupun komentar tersebut menyoroti mendiang Prada Lucky, namun bagi Serma Christian, keluarganya sudah dipermalukan oleh akun tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya punya keluarga besar, saya punya nama baik. Unggahan itu mempermalukan kami di depan banyak orang. Apa tidak ada rasa kemanusiaan sedikit pun?," jelasnya.

Jika benar ada perilaku seperti LGBT, menurut Serma Christian, seharusnya para senior Prajurit TNI AD melakukan pembinaan kepada junior.

Dugaan penganiayaan tersebut sudah masuk bagian bentuk kekerasan kepada junior yang sampai menghilangkan nyawa.

"Bukan dihabisi seperti ini. Anak saya mati bukan karena penyakit, tetapi karena penganiayaan," lanjutnya.

Ia tidak segan akan bertindak tegas apabila akun berinisial NA tersebut tak mengambil langkah menghapus komentar tersebut.

Tuduhan tersebut berlangsung di mana jenazah mendiang Prada Lucky belum dimakamkan di Kelurahan Kuanino, Kupang pada Sabtu (9/8/2025).

"Masalah ini harus selesai. Kenapa saya bicara seperti itu? Karena saya prajurit TNI, saya tahu cara menyelesaikannya," pesannya.

Meski kesal, Serma Christian tidak ingin memperpanjang masalah ini apabila ada itikad baik dari akun tersebut.

"Saya tidak mau bikin gaduh, tetapi saya juga tidak akan diam. Harus ada permintaan maaf dari pemilik akun kepada kami," ancamnya.

"Jangan main-main dengan kesedihan keluarga saya," tukasnya.

Isu LGBT pada Prada Lucky geger sebagai faktor penyebab dugaan adanya penganiayaan dilakukan senior.

Kasus tewasnya Prada Lucky diduga disiksa senior mulanya berlangsung pada 27 Juli 2025, Prajurit TNI AD itu diperiksa oleh Staf-1/Intel.

Seiring berjalannya waktu, Prada Lucky diduga mengalami penyiksaan yang mempengaruhi pada penurunan kondisi kesehatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Rabu, 6 Agustus 2025, nyawa Prada Lucky tidak tertolong sehingga menghembuskan napas terakhirnya.

(hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT