LPM Dompet Dhuafa Dukung Semangat Aisha Meraih Cita-Cita Melalui Yatim Growth Partner
- (Dok. Dompet Dhuafa)
Saat diwawancarai tim Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa, Aisha mengungkapkan kegemarannya dalam belajar agar bisa selalu menjadi juara.
Menurutnya, rajin masuk sekolah, rajin belajar dan selalu menjaga adab kepada guru adalah hal yang penting agar bisa menjadi juara kelas.
“Aku selalu juara kelas karena aku rajin masuk sekolah dan rajin belajar kalau ulangan aku hafalin apa yang mau diujiin besok, baca-baca juga, dan yang paling penting sih adab ke guru,” ujar Aisha.
Dalam menempuh cita-citanya, semangat Aisha juga tampak pada besarnya minat Aisha untuk selalu ingin belajar disamping belajar di sekolah. Ia mengungkapkan bahwa ia juga sangat ingin les Bahasa Inggris karena hal itu berkaitan dengan istilah-istilah asing yang seringkali ada dalam ilmu kedokteran.
"Aku pengen ada les bahasa, pengen lebih bisa Bahasa Inggris, karena kan sekarang Bahasa Inggris sering dipakai di banyak hal, dan juga untuk di pendidikan kedokteran," tutur Aisha.
Tinggal di panti dan berpisah dengan sang ibu tentunya bukan hal mudah untuk Aisha. Namun, bagi Aisha, memilih untuk menetap di panti dan melanjutkan pendidikan di sekitar wilayah panti juga bagian dari semangatnya dalam berusaha menggapai cita-citanya.
"Aku pindah ke sini juga gara-gara aku pengin dapat pendidikan yang bisa ngasih peluang besar buat aku ngewujudin cita-citaku. Karena di sini juga lebih terfasilitasi dari pendidikannya. Terus di sini juga aku lebih bersemangat dengan teman-teman baru aku di sini," ujar Aisha.
Impian Aisha untuk menjadi dokter berangkat dari tekadnya untuk bisa membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan medis dan memberikan bantuan obat-obatan ke panti tempat ia menetap saat ini.
“Kalau nanti aku bisa menjadi dokter, aku pengen banget banyak membantu, kayak buat di sini (panti) aku pengen bisa membantu ngelengkapin obat-obatan di panti, terus membantu keluarga sama kerabat di kampung,” lanjut Aisha.
Meski begitu, jauh di dalam lubuk hatinya Aisha seringkali masih dirundung perasaan cemas akan masa depannya.
Load more