SPBU Kembangan Tanggung Jawab Atas Kejadian Mogok Massal Kendaraan Usai Isi Bensin
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Manajemen SPBU 34.116.12 Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat telah memberikan kompensasi terhadap para pemotor yang mengalami mogok massal usai melakukan pengisian bensin.
Manajer SPBU, Ramses Sitorus mengatakan, kompensasi yang diberikan, yakni dengan mengganti biaya kerugian para pengendara motor.
"Customer yang sudah mengalami kerusakan sudah mendapatkan kompensasi, yang sudah datang saat ini sudah mendapatkan kompensasi dan kami mengganti biaya bengkel," kata dia dalam video klarifikasi, dilihat Selasa (5/8).
Ramses meminta para pengendara lainnya yang telah merasa dirugikan untuk segera datang dan pihaknya akan segera mengganti ongkos perbaikan kendaraan.
"Kalaupun masih ada masyarakat yang dirugikan atas hal tersebut, kami tetap bersedia untuk mengganti kerugian," ujarnya.
Ia juga menegaskan, bahwa kejadian itu tidak ada unsur kesengajaan dari SPBU dan murni kelalaian petugas.
"Bukan kesengajaan, murni kelalaian petugas," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Ramses menjelaskan, kejadian motor mogok itu akibat mesin oengisian pertalite telah tercampur dengan bio solar.
Tercampurnya kedua bahan bakar itu terjadi pada saat pembongkaran mobil tangki yang berisikan bio solar.
"Ada kesalahan pembongkaran dari mobil tangki ke tangki timbun kita, mobil tangkinya berisi bio solar, pengawasnya salah masang pipa yang berisi ke pertalite, sehingga terkontaminasi," kata dia video klarifikasi dilihat Selasa (5/8).
Ramses menyebut, bahwa saat mendengar adanya keluhan dari para pengendara, pihaknya segera melakukan penutupan untuk pengisian bahan bakar pertalite.
"Kita langsung penutupan penjualan pertalite, supaya meminimalisir kejadian yang serupa," ucapnya.
Adapun atas kejadian ini, Ramses mengaku telah melaporkannya kepada pihak Pertamina untuk segera ditindaklanjuti lebih lanjut. (aha/dpi)
Â
Load more