News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Belum Legowo dengan Hasil Kepolisian, DPR Desak Penyelidikan Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Dilanjutkan

Diplomat Kemlu, Arya Daru dikabarkan meninggal dunia, setelah ditemukan oleh penjaga Kos dalam keadaan wajah dilakban kuning dan badan tertutup selimut.
Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:56 WIB
Keluarga Belum Legowo dengan Hasil Kepolisian, DPR Desak Penyelidikan Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Dilanjutkan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/Kevi laras wana

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus kematian Diplomat Kemlu, Arya Daru masih jadi pusat perhatian publik meski sudah ditutup. 

Keluarga Belum Legowo dengan Hasil Kepolisian, DPR Desak Penyelidikan Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Dilanjutkan
Keluarga Belum Legowo dengan Hasil Kepolisian, DPR Desak Penyelidikan Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru Dilanjutkan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/Kevi laras wana

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Diplomat Kemlu, Arya Daru dikabarkan meninggal dunia, setelah ditemukan oleh penjaga Kos dalam keadaan wajah dilakban kuning dan badan tertutup selimut.  

Meski di awal memicu ragam opini hingga spekulasi penyebab kematian Arya Daru yang ditemukan dengan wajah terlilit lakban kuning. Akhirnya, pihak Kepolisian mengumumkan hasil penyelidikan Selasa (29/7) kemarin. 

Dalam keterangannya bahwa Diplomat Kemlu Arya Daru meninggal dunia karena bunuh diri

Hal itu disampaikan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra bahwa penyidik belum menemukan adanya informasi ataupun dokumen elektronik yang berisi muatan ataupun ancaman, baik fisik, maupun psikis, ataupun ancaman terhadap korban. 

"Disimpulkan bahwa indikator daripada kematian ADP mengarah pada indikasi meninggal tanpa keterlibatan pihak lain," ungkap Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2025).

"Pada tubuh korban hanya ditemukan zat paracetamol dan chlorpheniramine. Hal ini sesuai dengan temuan barang bukti berupa obat-obatan yang ditemukan oleh penyelidik," sambungnya.

Atas hasil tersebut, pihak keluarga merasa kurang puas. Merasa ada yang janggal dengan kematian Diplomat Kemlu Arya Daru.  

Pihak keluarga Arya Daru berbeda pandangan soal pernyataan polisi sebut ADP bunuh diri.
Pihak keluarga Arya Daru berbeda pandangan soal pernyataan polisi sebut ADP bunuh diri.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube tvOne

 

Dalam keterangannya pada Selasa malam (29/7/2025) Meta Bagus sebagai kakak ipar Arya Daru dengan tegas menyatakan keluarga tidak percaya Arya meninggal karena bunuh diri.

"Kami meyakini bahwa almarhum tidak seperti itu (bunuh diri)," ujar Meta kepada awak media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melihat hasil penyelidikan kematian Diplomat Kemlu Arya Daru, anggota Komisi III DPR, Abdullah desak kepolisian untuk melanjutkan penyelidikan kasus kematian diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan (ADP, 39).

Dalam keterangannya, Abdullah menilai polisi harus mendengar suara keluarga yang menolak kesimpulan kepolisian. Disebut tak ada unsur pidana, dan keterlibatan pihak lain dalam kematian Arya Daru.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral