News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soroti Kasus Kematian Arya Daru, Deddy Corbuzier Terheran-heran dengan Asumsi Motif Diplomat Kemlu Tewas karena Perilaku Seks

Deddy Corbuzier menyoroti spekulasi dugaan diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas akibat kenikmatan perilaku seksual sampai rela wajahnya terbungkus lakban.
Selasa, 29 Juli 2025 - 01:36 WIB
Deddy Corbuzier ikut membahas kejanggalan motif kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • Kolase Antara & Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Deddy Corbuzier menyoroti spekulasi dugaan diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas akibat perilaku seksual.

Spekulasi motif kasus kematian Arya Daru Pangayunan cenderung mengarah pada fetish seksual sempat gempar di ruang publik digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asumsi tersebut merebak sejak Arya Daru Pangayunan baru ditemukan tewas di kamar indekos di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).

Arya Daru Pangayunan tewas dinilai akibat praktik autoerotic asphyxiation (AEA), aktivitas membatasi oksigen demi kepuasan sendiri.

Dalam hal ini, Deddy Corbuzier ikut menyoroti kejanggalan motif kasus tersebut sekaligus berduka cita atas kematian Arya Daru.

"Kita turut berbelasungkawa untuk keluarganya dari beliau," ujar Deddy Corbuzier dalam podcast YouTube pribadinya dikutip, Selasa (29/7/2025).

Deddy Corbuzier
Deddy Corbuzier
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube Deddy Corbuzier

 

Deddy Corbuzier juga telah mengetahui soal kasus tewasnya Arya Daru yang ditemukan tewas di kamar indekos.

Ia mengikuti perkembangan pencarian motif kematian diplomat asal Sleman tersebut yang tewas akibat wajahnya terlilit lakban.

Ia juga memantau kabar kejanggalan CCTV yang merebak di media sosial, mulai dari kondisi korban buang sampah hingga naik ke rooftop Kemlu RI.

"Kejadian itu di kamar kos-kosan kalau tidak salah, lalu CCTV juga beredar dan polisi sudah mengeluarkan CCTV-nya," tuturnya.

Kejanggalan pada rekaman CCTV tersebut mengacu pada perbandingan blind spot beberapa video yang viral.

Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

"Di mana pintunya itu nggak kena CCTV, kemudian hanya penjaga kos yang lewat karena istrinya ngehubungi terus lalu tidak terangkat," jelasnya.

Rekaman yang menjadi sorotan Deddy Corbuzier ketika penjaga kos berinisial S dan penghuni kos inisial FM mencongkel jendela kamar korban.

Dalam rekaman tersebut, CCTV memperlihatkan blind spot kamar indekos nomor 105 secara sempurna pada Selasa, 8 Juli 2025 pagi hari.

Selain itu, Deddy lebih menyoroti analisa liar yang mengacu pada Arya Daru tewas karena kepuasan seksual pribadinya.

"Ada juga seseorang menganalisa bahwa, ini bisa jadi bunuh diri (bundir), ada kabar juga kemungkinan perilaku seksual," bebernya.

Deddy Corbuzier mengetahui spekulasi tersebut yang menyebutkan demi dapat kenikmatan tersebut, korban rela menutup wajahnya dengan lakban.

"Dia harus menutup dan tidak boleh napas pada saat ejakulasi. Itu ada konteks seperti itu. Perilaku ini disebut autoerotic asphyxiation, sehingga membekap kepalanya sendiri ketika masturbasi," bebernya.

Menurut Deddy, spekulasi tersebut terbantahkan apabila ada percobaan bunuh diri dilakukan oleh korban.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Kabareskrim Polri periode 2009-2011, Komjen Pol (Purn.) Ito Sumardi ikut berpendapat terkait spekulasi tersebut.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Myanmar tersebut lebih dulu mengungkap terkait cara penyelidikan kasus kematian seperti Arya Daru.

"Untuk mengungkap suatu kasus dikenal teori segitiga pembuktian, ada korban, tersangka, pokoknya lengkap. Tapi kalau hanya korban, ini kasus sulit harus dibuktikan scientific crime investigation," ucap Ito Sumardi.

Kasus tewasnya Arya Daru, kata Ito, sudah masuk ke ranah kematian tidak wajar sehingga harus membutuhkan autopsi.

"Kalau bunuh diri menahan napas pasti keluar sperma. Kalau itu petunjuk, maka yang menentukan dari hasil pendekatan scientific dilakukan dokter atau ahli psikologi forensik," jelas Ito.

Sebelumnya, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak mengabarkan polisi sudah pegang hasil laboratorium forensik korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk kasus diplomat untuk hasil labfor sudah, sekarang masih dalam meng-sinkronisasi. Nanti akan disampaikan oleh Direktorat Kriminal Umum," tandas AKBP Reonald.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral