GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Kematian Arya Daru Belum Terungkap, Eks Kabareskrim Polri Yakin Hal ini Kunci Bongkar Misteri Motif Tewasnya Diplomat Muda

Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji percaya jika hal ini dibongkar, motif kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) semakin terungkap.
Minggu, 27 Juli 2025 - 15:16 WIB
Kompleks indekos TKP kasus kematian diplomat Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji meyakini satu hal ini menjadi kunci pembongkaran motif kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39).

Motif kematian Arya Daru Pangayunan sudah beberapa minggu masih misteri sejak tewas terlilit lakban di kamar indekos di Gondangdia, Jakarta Pusat Selasa (8/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polda Metro Jaya bersama Kompolnas dan tim penyelidik lainnya sudah melaporkan beberapa fakta terbaru dari hasil laporan tim penyidik.

Untuk itu, Susno Duadji menyebutkan, desas-desus motif kasus kematian Arya Daru semakin terungkap kenapa sang diplomat muda terlilit lakban.

"Kasus ini tambah mengerucut karena ada ditemukan fakta baru tentang Arya Daru sebelum meninggal, kan dia belanja di mal. Kemudian pergi ke rooftop," ujar Susno Duadji di program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Minggu (27/7/2025).

Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) yang tewas terlakban di kamar kos
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) yang tewas terlakban di kamar kos
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

Polda Metro Jaya sebelumnya mengungkapkan dari hasil penyelidikan, korban sempat naik ke rooftop sekitar 1 jam 26 menit atau 86 menit.

Melalui rekaman CCTV di gedung Kemlu RI, diplomat muda tersebut pergi ke rooftop setelah membawa tas dan barang belanja dari mal Grand Indonesia.

Mantan Kabareskrim Polri Periode 2008-2009 itu kembali menguraikan beberapa fakta terbaru, seperti kondisi kamar terkunci dari dalam.

Ia menyoroti laporan dari Kompolnas dan tim penyidik terkait tidak ada kerusakan dari kondisi plafon, saluran air, kamar tidur, dan sebagainya.

"Kemudian dua CCTV tidak menangkap siapapun yang lewat di situ kecuali penjaga. Waktu di atas rooftop, Arya Daru celingak-celinguk ke bawah," jelasnya.

Mantan Kabaresrim Mabes Polri Susno Duadji
Mantan Kabaresrim Mabes Polri Susno Duadji
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

 

Atas hasil laporan tersebut, pihak Kepolisian semakin mudah mengungkap kotak pandora penyebab kematian diplomat asal Sleman tersebut.

"Saya yakin polisi sudah sampai pada 80 persen kesimpulannya. Tinggal untuk meyakinkan itu perlu bukti scientific berupa hasil laboratorium forensik," bebernya.

Walau begitu, Susno Duadji merasa yakin hal tersebut tidak akan terungkap apabila polisi tidak mengulik isi dari laptop.

"Kalau saya berpendapat yang paling menentukan, paling urgen dari semua ini adalah hasil daripada membuka laptop dan HP korban," katanya.

Ia menjelaskan kenapa pemeriksaan laptop dan HP milik korban sangat penting, hal ini untuk membongkar seluruh isi apa terjadi di dalamnya.

Ia mencontohkan salah satu yang membantu tim penyidik memeriksa percakapan terakhir terhadap istri korban, Meta Ayu Puspitantri.

"Pembicaraan korban dengan orang lain, kemudian WA, SMS atau E-mail daripada korban itu akan terpantau semua," tuturnya.

Susno Duadji mengetahui ada kabar terkait pihak Kepolisian tidak menemukan handphone milik korban, sebut saja hilang.

Handphone korban diprediksi telah hilang sejak ditemukan tewas, meski dari rekaman CCTV menunjukkan Arya masih pegang ponselnya.

Namun, Polda Metro Jaya berhasil menggeledah isi percakapan WhatsApp terakhir karena tersambung di laptop milik korban.

"Kita tidak berspekulasi ya, tapi HP-nya kan ada yang tidak hilang, laptopnya juga ada," imbuhnya.

Selain itu, pihak Kepolisian juga memeriksa istri korban sekaligus beberapa rekan kerja di Kemlu RI.

"Ini saya yakin polisi sudah mengantongi 80 persen. Nanti, bagaimana hasil dari autopsi, insyaAllah ini terungkap," tandasnya.

Sebelumnya, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak melaporkan pihak sudah mengantongi hasil laboratorium forensik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk kasus diplomat untuk hasil labfor sudah, sekarang masih dalam meng-sinkronisasi, kemudian mengumpulkan semua alat bukti untuk menemukan fakta sebenarnya bagaimana. Nanti akan disampaikan oleh Direktorat Kriminal Umum," tukas AKBP Reonald Simanjuntak.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
[Berita Foto] Perayaan Imlek Partai Demokrat, AHY: Perjuangkan Seluruh Rakyat Tanpa Memandang Latar Belakang

[Berita Foto] Perayaan Imlek Partai Demokrat, AHY: Perjuangkan Seluruh Rakyat Tanpa Memandang Latar Belakang

Partai Demokrat menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili Tahun 2026 secara meriah di Djakarta Theater, Jakarta, pada Rabu (18/2/2026). 
Setyo Budiyanto Soal Isu Pengembalian UU KPK ke Versi Lama: Kami Tak Mau Terjebak dengan Urusan Perubahan

Setyo Budiyanto Soal Isu Pengembalian UU KPK ke Versi Lama: Kami Tak Mau Terjebak dengan Urusan Perubahan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa tidak ingin terjebak terkait dengan urusan perubahan Undang-Undang.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Tim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan jam rawan kepadatan lalu lintas saat bulan Ramadhan 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama akhirnya mengungkap kalimat serta gestur yang membuat wasit asal China Ma Ning, mengganjarnya kartu merah dalam laga vs -

Trending

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran terjadi di ruang CCTV Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/2/2026) malam. Kebakaran terjadi saat shalat tarawih berlangsung.
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Kiper SC Telstar Ronald Koeman Jr. dikabarkan tengah menjalani proses negosiasi dengan Persib Bandung jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Persib disebut
Setan Dikurung Saat Bulan Ramadhan, Kenapa Manusia Masih Berbuat Dosa? Simak Penjelasannya

Setan Dikurung Saat Bulan Ramadhan, Kenapa Manusia Masih Berbuat Dosa? Simak Penjelasannya

Sebagian umat Islam percaya bahwa saat bulan Ramadhan tiba, setan-setan dibelenggu. Namun, masih banyak orang yang tetap melakukan perbuatan dosa. Kok Bisa?
Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Majed Mohammed Al-Shamrani akan menjadi pengandil di laga penentu Persib melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026). 
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT