News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Fair 2025 Resmi Ditutup, Nilai Transaksi Menurun Jika Dibandingkan Tahun 2024, Ini Penyebabnya... 

Direktur Marketing JIEXPO, Ralph Scheunemann menyebut, nilai transaksi di Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025 menurun jika dibandingkan tahun 2024.
Senin, 14 Juli 2025 - 05:00 WIB
Jakarta Fair 2025 Resmi Ditutup, Nilai Transaksi Menurun Jika Dibandingkan Tahun 2024, Ini Penyebabnya...
Sumber :
  • tvOnenews - Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Marketing JIEXPO, Ralph Scheunemann menyebut, nilai transaksi di Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025 menurun jika dibandingkan tahun 2024.

Meski nilai transaksi pada PRJ 2025 ini mencapai Rp7,3 triliun, nyatanya jumlah tersebut tidak mampu menyamai nilai transaksi pada tahun 2024 dengan total Rp7,5 triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Transaksi tercapai antara Rp7,2 triliun sampai Rp7,3 triliun. Itu yang diperkirakan, kalau dibanding tahun lalu, tahun lalu Rp7,5 triliun. Jadi ya mungkin sekitar Rp200 miliar di bawahnya," kata dia kepada wartawan, Minggu (13/7). 

Ralph menjelaskan, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi penurunan nilai transaksi tersebut salah satunya, mengenai jumlah pengunjung yang juga mengalami penurunan dibanding tahun lalu. 

Tercatat, pada tahun ini jumlah pengunjung yang datang ke PRJ mencapai 5,9 juta orang. Sementara pada tahun 2024 jumlahnya 6,3 juta. 

Meski demikian, Ralph menegaskan, pameran mutiproduk terbesar di ASEAN yang berlangsung hampir satu bulan itu ekonomi di sekitaran JIEXPO ikut dirasakan, khususnya para UMKM

"Jadi multiply effect-nya penting terhadap UMKM, terhadap kerak telur yang dijual di luar maupun di dalam. Jadi ya itu ya itulah keunikan, keunggulan daripada Jakarta Fair," ucapnya. 

Ia berharap, acara Jakarta Fair pada tahun berikutnya terus mengutamakan kualitas dari event itu sendiri. Hal itu bertujuan untuk terus membuat kegembiraan bagi para pengunjung yang datang. 

"Spek kualitasnya tetap kita jaga, dan pengunjung yang datang akan tetap happy," tandasnya. 

Diketahui, Jakarta Fair 2025 resmi ditutup pada Minggu (13/7). Penutupan ini juga dimeriahkan dengan pesta kembang api. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, momen penutupan ini juga ditandai dengan ditekannya tombol oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno. 

Dalam acara penutupan itu, turut hadir petinggi PT Jakarta International Expo dan juga mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (aha/aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral