News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tagih Janji Pramono-Rano Karno soal Pembebasan Enam Bidang Tanah, Ahli Waris Makam Pangeran Jayakarta: Sampai Akhirat Saya Bakal Tagih Terus

Ahli waris makam Pangeran Jayakarta di Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur menagih janji Pramono Anung-Rano Karno soal pembebasan enam bidang tanah seluas 1.000 meter persegi.
Selasa, 17 Juni 2025 - 11:53 WIB
Raden Manaf Triyati selaku Ketua DKM Jami Assalafiyah Pangeran Jayakarta
Sumber :
  • Siti Nurhaliza-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ahli waris makam Pangeran Jayakarta di Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur menagih janji Pramono Anung-Rano Karno soal pembebasan enam bidang tanah seluas 1.000 meter persegi.

"Awalnya ada 41 bidang tanah yang belum dibebaskan. Dari 41 itu yang dibebaskan 35 bidang. Sekarang tinggal enam bidang dengan luas kurang lebih 1.000 meter persegi," ujar dia, Selasa (17/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak beberapa tahun lalu, kata Manaf, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berjanji akan membebaskan enam bidang tanah tersebut. 

Akan tetapi, sambung dia, pembebasan lahan belum juga terlaksana sampai saat ini. 

tvonenews

Manaf mengatakan, pada tahun 2020 lalu, anggaran sudah siap tapi harus dialihkan untuk penanganan wabah Covid-19. 

Setelah Covid-19 selesai, belum ada lagi pembahasan terkait pembebasan lahan.

"Kalau sekarang anggarannya harus ketuk palu dulu dari DPRD DKI Jakarta. Kalau sudah ketuk palu baru bisa bebaskan lahan," kata dia.

Manaf mengatakan pembebasan lahan ini tidak ada konflik dengan pemilik tanah karena pemilik tanah yang memiliki surat girik sudah bersedia melepas tanahnya untuk kepentingan masjid.

Bahkan, kata dia, saat Pramono Anung-Rano Karno mencalonkan diri sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta sempat kampanye di tempatnya. 

Mereka berjanji saat terpilih nanti akan segera membebaskan enam bidang tanah yang diharapkan oleh ahli waris makam Pangeran Jayakarta.

"Pramono-Rano sempat janji. Sampai akhirat pun saya bakal tagih terus. Jangan sudah jadi (gubernur-wakil gubernur), lupa sama janjinya," tegas Manaf.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto mengatakan memang sudah ada rencana pembebasan sejumlah bidang di area makam Pangeran Jayakarta sejak beberapa tahun lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada enam persil bidang karena dulu sudah diusulkan dan dana sudah siap. Namun, karena Indonesia termasuk Jakarta terjadi pandemi Covid-19, maka akhirnya dana itu dialokasikan untuk penanganan Covid-19," kata Kusmanto.

Dia menyebut pihaknya akan melaporkan kembali kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melalui surat untuk melakukan pembebasan tanah sesuai dengan janji dan kajian yang sudah ada. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral