News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Wanita Jadi Korban Begal Payudara di Cilandak, Abduh PKB: Lambannya Pananganan Kasus Bikin Pelaku Merasa Aman

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mengkritik kepolisian yang dinilainya lamban dalam mengungkap pelaku begal payudara yang terjadi kepada seorang perempuan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Jumat, 6 Juni 2025 - 08:34 WIB
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mengkritik kepolisian yang dinilainya lamban dalam mengungkap pelaku begal payudara yang terjadi kepada seorang perempuan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Diketahui sudah sekitar dua minggu waktu berjalan dari kejadian pada 21 Mei 2025 lalu.

“Penanganan kepolisian terhadap begal payudara di Lebak Bulus, Jakarta Selatan yang lamban dapat membuat pelaku merasa aman,” ujar Abduh, Kamis (5/6/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Politisi dari PKB tersebut mengaku berempati dengan kakak korban begal payudara yang marah terhadap lambannya penanganan kasus oleh polisi. Warganet pun berdasarkan pengakuan kakak korban telah membantu memberikan informasi tentang terduga pelaku, pengemudi ojek online disebut akan membantu untuk mencari pelaku, dan bahkan kakak pelaku berencana menyewa bounty hunter untuk menangkap pelaku.

“Polisi harus segera tangkap pelaku dan berikan sanksi yang tegas, karena jika tidak, ini dikhawatirkan akan menumpuk kemarahan dan ketidakpercayaan dari berbagai kalangan terhadap penegakan hukum terkait kekerasan seksual oleh polisi,” tegas Abduh.

Agar peristiwa serupa tidak terulang, Abduh yang merupakan Kapoksi Komisi Hukum itu meminta kepolisian untuk meningkatkan kemampuan penanganan kekerasan seksual seperti begal payudara. Hal tersebut menurut Abduh dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas SDM dalam menangani kasus kekerasan seksual dengan cepat dan adil.

“Peningkatan kapasitas polisi dalam menangani kasus kekerasan seksual artinya perspektifnya harus berempati pada korban” imbuh Abduh.

Selain mendesak kepolisan segera menangkap pelaku pembegal payudara, yang tak luput oleh Abduh adalah kondisi psikologi korban. Beberapa korban kekerasan seksual mengalami trauma, seperti yang dialami korban di Lebak Bulus yang trauma kembali ke kostnya yang merupakan tempat kejadian.

“Komnas perempuan dan polisi serta lembaga yang konsen terhadap penanganan kekerasan seksual mesti memberikan perlindungan dan pendapingan untuk membantu korban pulih dari traumanya,” kata Abduh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penangkapan pelaku begal payudara yang dapat dilakukan polisi dengan segera dan menghukumnya dengan sanksi tegas adalah salah satu yang dapat membantu meminimalisir trauma korban dan mengurangi ketakutan khususnya perempuan dari pelaku kekerasan seksual,” tandas Abduh. (ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral