News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Stimulus yang Diluncurkan Prabowo Buka Mata Kepala Daerah Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Presiden Prabowo miliki komitmen kuat untuk percepat meningkatkan perekonomian dan pembangunan daerah secara merata. Ditandai diluncurkannya stimulus ekonomi.
Selasa, 3 Juni 2025 - 20:17 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Syahrir
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat untuk mempercepat meningkatkan perekonomian dan pembangunan daerah secara merata. 

Hal ini ditandai dengan resmi diluncurkannya stimulus ekonomi yang dirancang untuk memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesempatan kerja, dan meningkatkan daya beli masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga, terciptanya pemerataan kehidupan di seluruh penjuru dari ujung Aceh sampai Papua dapat meningkatkan kesejahteraan.

"Dalam rangka mencapai tujuan kesejahteraan rakyat, pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai stimulus untuk mendongkrak percepatan perekonomian dan pembangunan daerah di seluruh sektor. Stimulus ini meliputi kebijakan dan regulasi yang mendukung percepatan pembangunan daerah, alokasi dana yang memadai untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan program-program lainnya di daerah," kata nggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Syahrir,  dalam siaran persnya kepada awak media, Selasa (3/6/2025).

Selain itu, pemerintah pusat juga akan memberikan bantuan teknis dan supervisi untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan.

Menurut Syahrir, stimulus adalah suatu tindakan atau kebijakan yang diambil untuk merangsang, memacu atau meningkatkan aktivitas, pertumbuhan, atau respons tertentu. 

Dalam konteks ekonomi, stimulus sering digunakan untuk memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, atau meningkatkan kegiatan ekonomi lainnya.

Dengan demikian tujuan stimulus Pemerintahan Prabowo adalah untuk pertumbuhan ekonomi disemua sektor secara merata dan berkelanjutan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Kemudian, meningkatkan kesempatan kerja. Dengan meningkatkan kegiatan ekonomi, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi pengangguran. Selanjutnya meningkatkan investasi dan mengatasi dampak ekonomi global," jelas Syahrir.

Dengan demikian, tujuan stimulus pemerintah Prabowo Subianto adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi disemua sektor secara merata dan berkelanjutan.

Sebagaimana telah diumumkan Pemerintah memberikan lima paket stimulus ekonomi selama Juni-Juli 2025 dengan total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp24,44 triliun yang terdiri dari Rp23,59 triliun berasal dari APBN dan Rp85 miliar non-APBN.

Berikut 5 paket stimulus:

1. Diskon Moda Transportasi:
- Diskon 30% tiket kereta api untuk 2,8 juta penumpang dengan alokasi anggaran Rp0,3 triliun
- Diskon 50% harga tiket angkutan laut untuk 0,5 juta penumpang dengan anggaran Rp0,21 triliun
- PPN ditanggung pemerintah sebesar 6% untuk tiket pesawat kelas ekonomi dengan anggaran Rp0,43 triliun untuk 6 juta penumpang

2. Diskon Tarif Tol:
- Diskon 20% tarif jalan tol selama Juni-Juli 2025 untuk 110 juta pengguna melalui kerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol

3. Penebalan Bantuan Sosial:
- Tambahan dana Rp200 ribu per bulan selama dua bulan untuk 18,3 juta penerima program Kartu Sembako
- 10 kg beras gratis per bulan selama dua bulan untuk penerima Kartu Sembako
- Alokasi anggaran Rp11,93 triliun

4. Bantuan Subsidi Upah (BSU):
- Bantuan subsidi upah Rp300 ribu per bulan selama dua bulan bagi 17,3 juta pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta
- Bantuan subsidi upah bagi 565 ribu guru honorer dari Kementerian Dikdasmen dan Kementerian Agama
- Total anggaran BSU Rp10,72 triliun

5. Diskon Iuran JKK:
- Diskon 50% iuran JKK bagi 2,7 juta pekerja di enam industri padat karya untuk meningkatkan jaminan pekerja di industri padat karya yang terdampak situasi global dan persaingan ekspor¹

Sinergi dan Buka Mata Kepala Daerah

Stimulus bertujuan mendorong tercapainya target pertumbuhan ekonomi. Seperti diketahui, pada kuartal 1 2025 ekonomi Indonesia hanya tumbuh 4,87 persen. 

Melambat dibandingkan dengan triwulan IV 2024 yang sebesar 5,03 persen atau triwulan I 2024 yang masih tumbuh 5,11 persen. 

"Pemerintah ingin menjaga pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 tetap di level 5 persen. Pemerintah juga memanfaatkan momen pembagian gaji ke-13 untuk mendorong belanja," terang Syahrir.

Dengan stimulus ini, pemerintah Prabowo menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. 

Stimulus pemerintah Prabowo Subianto diharapkan dapat mendongkrak untuk terus meningkatkan kegiatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kebijakan dan program.

"Stimulus ini membuka peluang baru bagi kepala daerah untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan di daerahnya. Diharapkan para kepala daerah mulai Bupati, Walikota hingga Gubernur bisa melaksanakan dengan baik stimulus yang diterima dari pemerintah pusat, dan direalisasikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima atau mendapatkan dana stimulus," ungkap Syahrir.

Politisi Partai Gerindra menambahkan dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, stimulus ini dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi daerah. 

"Stimulus pemerintah Prabowo membuka mata kepala daerah untuk berjalan sinergi melihat peluang baru dan meningkatkan potensi daerah, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pelayanan publik, serta meningkatkan kegiatan ekonomi lokal," ucapnya. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral