News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Polda Metro Libas Anggota Hercules di Lahan BMKG, Sekjen GRIB Jaya Beri Peringatan Tegas: Apapun Ceritanya

Buntut Polda Metro Jaya libas anggota Hercules di lahan BMKG. Sontak, hal itu menuai reaksi dari Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar, hingga lontarkan peringatan tegas. 
Senin, 2 Juni 2025 - 04:21 WIB
Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar
Sumber :
  • YouTube/Official iNews

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut Polda Metro Jaya libas anggota Hercules di lahan BMKG. Sontak, hal itu menuai reaksi dari Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar, hingga lontarkan peringatan tegas. 

Seperti diberitakan sebelumnya, markas ormas besutan Hercules, yakni GRIB Jaya diratakan sejajar dengan tanah oleh Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, belasan anggota GRIB Jaya dibekuk Polda Metro karena dituding menyerobot lahan BMKG.

Aksi itu dilakukan Polda Metro karena buntut dari laporan BMKG. Di mana, BMKG menuding GRIB Jaya Tangsel menyerobot lahan mereka. 

Maka dari itu, pada Sabtu (24/5/2025) lalu, ormas yang ada di lahan tersebut digusur oleh aparat atas laporan BMKG. Bahkan, sejumlah pedagang hingga markas ormas yang dipimpinan Hercules itu dihancurkan.

Namun, kini  hanya ada satu pedagang yakni penjual hewan kurban di atas tanah sengketa itu. 

Pedagang tersebut diberi waktu sampai 8 Juni 2025 atau setelah Idul Adha untuk kemudian harus angkat kaki.

Menyikapi persoalan ini, pimpinan pusat GRIB Jaya akhirnya buka suara. Hal itu disampaikan melalui sang Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar.

Ia melontarkan peringatan tegas terhadap anggotanya dan aparat, saat di program Kontroversi Metro TV.

Namun, awalnya ia menyampaikan, bahwa yang terjadi di lahan sengketa adalah permasalahan hukum antara BMKG dan ahli waris.

Pihak ahli waris meminta pertolongan hukum kepada GRIB Jaya karena merasa tidak berdaya dan khawatir tanahnya dibangun oleh BMKG.

"Lawyer kami itu menerima kuasa dari ahli waris, jadi posisi GRIB di sana adalah penerima kuasa dari ahli waris," ungkap Zulfikar, dikutip Sabtu (31/5/2025). 

Lanjutnya menjelaskan, pihaknya kemudian mempelajari perkara ini. Ternyata selama 11 tahun para ahli waris sudah berjuang untuk mempertahankan haknya soal tanah sengketa.

Menurut tangan kanan Hercules ini, GRIB Jaya bermaksud untuk memperjuangkan hak-hak para ahli waris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Artinya kami memperjuangkan hak-hak ahli waris dan persoalan hukumnya itu sudah berlangsung selama 11 tahun. Perjuangan itu sudah berlangsung 11 tahun sampai hari ini. Nah, itu pun belum tuntas, belum selsai," kata Zulfikar.

Terkait hal ini, ia pun memberikan peringatan tegas kepada aparat penegak hukum.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral