News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Modus Pengobatan Alternatif, Kakek 60 Tahun di Bekasi Diduga Lecehkan Sejumlah Pasiennya

Aksi pelecehan seksual diduga terjadi di sebuah tempat pengobatan alternatif di wilayah Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Begini kata polisi.
Selasa, 27 Mei 2025 - 15:01 WIB
ilustrasi pelecehan seksual
Sumber :
  • eka husni

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi pelecehan seksual diduga terjadi di sebuah tempat pengobatan alternatif di wilayah Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Binsar Hatorangan mengatakan bahwa sudah ada sejumlah korban yang mengaku jadi korban pelecehan yang dilakukan oleh pemilik pengobatan alternatif tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, pelaku adalah pria inisial M (62).

"Jadi kejadiannya, Selasa 24 April di dalam saung. Jadi korban ingin membawa ibunya pengobatan alternatif, kemudian sampai di sana tersangka mengatakan bahwa dari korban ini juga ada yang perlu 'dibersihkan'," ucap Binsar, Selasa (27/5/2025).

Binsar mengatakan sang kakek melakukan aksi pelecehan itu di sebuah saung yang berada di tempat pengobatan alternatif itu.

"Korban diarahkan masuk ke saung. Di sana berdua dan terjadi perbuatan yang dimaksud. Di dalam saung berdua, pada saat itu korban tidak sedang dengan ibunya, tapi dengan saudara sepupunya, dia menunggu di luar," ungkap Binsar.

"Iya (konsul), yang pasti pada saat kejadian itu ibunya tidak ada di situ," tuturnya.

Dengan dalih membersihkan (pengobatan), tetapi pelaku justru malah memegang dan meraba bagian terlarang.

"Karena judulnya pengobatan alternatif, jadi korban ingin konsul pengobatan ibunya. Pelaku mengatakan bahwa dari korban ada yang perlu dibersihkan dari dalam tubuhnya. Makanya diarahkan ke saung, baru diarahkan duduk di baru pelaku melakukan aksinya," papar Binsar.

Sejauh ini, Binsar menyebut, sudah ada 5 korban yang mengaku mendapati aksi pelecehan dari pelaku tersebut.

"Jadi yang pasti, selain korban yang membuat LP, jadi ada 5 korban lain yang memperkuat keterangan korban yang membuat LP ini. Jadi ada 5 saksi yang pernah menjadi korban dan memberikan keterangan di LP yang kita lakukan penyidikan," beber Binsar.

Saat ini, pelaku sudah ditangkap oleh polisi dan ditahan.

"Pelaku sudah ditetapkan tersangka dan kita lakukan penahanan. sudah ditangkap," ujar Binsar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga telah memeriksa sebanyak 9 orang saksi dalam kasus ini.

"9 orang saksi sudah kita ambil keterangan termasuk 5 korban lain yang mendapat perlakuan serupa," tandasnya. (rpi/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral