Bahas Hercules, Ahmad Sahroni Sebut-sebut Nama Presiden Prabowo, Bilang Kalau Aksi Premanisme Itu Sebenarnya…
- Tangkapan layar
tvOnenews.com, Jakarta - Premanisme menjadi isu nasional dalam sepekan terakhir, tepatnya sejak Ketua Umum GRIB Jaya Hercules beradu mulut dengan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.
Keributan antara Hercules dan Gatot bahkan semakin meluas melibatkan mantan petinggi Kopassus, mantan Kabareskrim, hingga jawara-jawara lokal.
Mereka secara bergantian muncul menantang Hercules yang dinilai telah berani melecehkan para purnawirawan TNI. Anggota DPR RI Komisi III Ahmad Sahroni pun angkat bicara mengenai hal ini.
- tvOnenews.com/Haries Muhamad
“Ini masalahnya kok jadi isu nasional berhadapan dengan preman. Sayang banget gitu republik ini,” kata Sahroni dalam tayangan AKIP tvOne, dikutip Selasa (13/5/2025).
Sahroni pun mengklaim telah melakukan kunjungan kerja spesifik ke Polda Metro Jaya untuk membahas isu premanisme ini.
“Saya bilang, Pak Jenderal pride-nya (Kewibawaan) negara harus dijaga. Kenapa? Masa iya lawan premanisme aja sebegini ramainya, mau ngapain?,” ungkapnya.
Menurut Sahroni harga diri bangsa akan tercabik-cabik kalau hanya ribut dengan preman.
“Silahkanlah kalau mau ada wilayah atau kekuasaan yang ingin dilindungi salah satu ormas. Tapi tolong dong jangan juga menantang seorang mantan purnawirawan di ruang publik,” ujar Sahroni.
Anggota DPR asal Nasdem itu menyayangkan kalau mantan purnawirawan hanya diremehkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Makanya saya dari kemarin kesal banget. Pak Prabowo Subianto pasti nggak suka ini,” tegasnya.
- YouTube
Sahroni pun ditanya kalau akhirnya negara sampai membentuk satuan tugas pemberantasan premanisme berarti penegakan hukumnya sejauh ini tidak efektif?
“Ini kan faktanya sampai saat ini meresahkan masyarakat premanisme baru baru jalan pembakaran tiga mobil di Depok kemarin, tapi sudah ditangkap pelakunya semua,” jelas Sahroni.
“Sebenarnya banyak aksi premanisme pada kelompok pribadi. Tapi kalau akhirnya membawa organisasi ujung-ujungnya organisasinya diamanin, pelakunya dipenjarakan,” tutupnya.
GRIB Jaya tanggapi santai pembubaran ormas premanisme
Rencana untuk membubarkan ormas yang lekat dengan premanisme ditanggapi santai oleh organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu atau GRIB Jaya besutan Hercules.
GRIB Jaya melalui Kabid Humas dan Publikasi Marcel Gual menanggapi dengan santai kabar rencana pembubaran ormas yang lekat dengan premanisme.
“Jadi GRIB Jaya itu sesuai dengan arahan ketua umum kami Pak Haji Hercules, itu memang tidak ada boleh yang melanggar hukum. Hukum itu harus menjadi panglima tertinggi,” kata Marcel.
Menurutnya Hercules dalam berbagai kesempatan mengingatkan bahwa GRIB Jaya itu taat hukum atau tidak kebal hukum. Itu kata beliau, termasuk ketua umumnya (Tidak kebal hukum).
“Jadi jika ada anggota kami, kader-kader kami yang melakukan pelanggaran, tindak, tangkap, dan bawa ke polisi. Kami memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk melakukan itu,” ungkap Marcel.
Load more