News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukun di Bekasi Lecehkan Puluhan Wanita dengan Modus Pengobatan Alternatif, Korban Disuruh Duduk di Pangkuannya Lalu Bilang "Pengobatannya Memang Begini"

Pelecehan seksual yang bermodus pengobatan alternatif di Bekasi akhirnya terkuak. 
Rabu, 14 Mei 2025 - 11:46 WIB
Lokasi praktik dukun di Bekasi
Sumber :
  • M. Supyan Limpong-tvOne

Bekasi, tvOnenews.com - Pelecehan seksual yang bermodus pengobatan alternatif di Bekasi akhirnya terkuak. 

Aksi pelecehan seksual ini dilakukan seorang “dukun” yang merupakan pria paruh baya bernama Murtan (61). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan satu atau dua orang, Murtan diduga diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan wanita dengan modus praktik pengobatan alternatif.

Bejatnya lagi, sosok dukun tersebut sudah melancarkan aksinya selama lebih dari satu dekade di rumahnya sendiri yang dijadikan tempat praktik. 

tvonenews

Adapun lokasinya berada di Jalan Raya Hankam, Gang Masjid Samawa 2 RT 2/RW 6, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Murtan membuka praktik pengobatan alternatifnya sejak tahun 2011 lalu. 

Salah satu korban yang berani untuk speak up adalah  seorang perempuan berinisial K (28).

K mengaku telah mengalami pelecehan saat mendatangi tempat praktik itu dengan harapan sosok tersebut bisa menemukan suaminya yang hilang kontak.

K tiba di lokasi praktik Murtan dengan diantar seseorang rekannya. Dia pun lantas meminta air yang didoakan oleh Murtan. 

Akan tetapi, pengantarnya tidak diperkenankan masuk dan diminta menunggu di luar. Saat berada di ruang praktik, Murtan mulai bertindak tak senonoh.

“Awalnya saya disuruh duduk di pangkuannya terus dia mulai raba dada saya,” kata dia, Selasa (13/5/2025).

K mengaku sudah curiga sejak awal dengan metode pengobatan Murtan yang dirasa aneh. 

K sempat mempertanyakan hal yang dilakukan Murtan, namun dukun tersebut berdalih bahwa metode tersebut juga dilakukan kepada pasien lainnya.

“Terus saya bilang, ‘Kok kayak gini?’. Kata dia, ‘Pengobatannya emang kayak gini, yang lain juga begitu’,” terang dia. 

Setelah itu, Murtan mencium beberapa bagian wajah korban seperti telinga, pipi hingga bibir yang membuat korban semakin tidak nyaman.

“Dari payudara ke kuping, dari kuping diciumin ke pipi, terus dari pipi ke mulut,” katanya.

Korban mengaku berusaha menghindar, namun pelaku terus membujuk dan meyakinkan bahwa tindakan tersebut akan membantu suaminya kembali pulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Katanya enggak apa-apa. Nanti suaminya bakal balik lagi,” ucapnya.

Puncak pelecehan terjadi saat pelaku membuka pakaian korban sebagian dan menyentuh hingga memasukkan jarinya ke bagian vital tubuh korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral