GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Motif Heri Budiman Pembunuh Bocah 4 Tahun yang Ditemukan Tewas Terbakar di Tangerang, Gara-gara...

Polisi mengungkap motif kasus pembunuhan terhadap bocah 4 tahun inisial MA yang ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan di Tangerang, Banten.
Rabu, 30 April 2025 - 20:22 WIB
Ilustrasi Pembakaran
Sumber :
  • freepik/ilovehz

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap motif kasus pembunuhan terhadap bocah 4 tahun inisial MA yang ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan di Tangerang, Banten.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan, sebelum ditemukan tewas terbakar, tersangka HB (38) sempat mencelupkan kepala korban ke air di dalam bak.

Motifnya, karena tersangka kesal terhadap korban yang sedang menginap di kontrakan pelaku, tetapi tiba-tiba terbangun pada malam hari.

Tak hanya itu, tersangka juga mengaku dendam kepada kakak dari ibu korban.

Sebab, hubungan asmaranya dengan ibu korban tidak direstui oleh kakak ibu korban (Pacar HB).

"Pada pukul 23.00 WIB tersangka tertidur bersama dengan korban. Ketika Minggu 27 April 2025 sekira pukul 00.15 korban terbangun dan menangis meminta dibuatkan susu. Pelaku kesal korban terbang tengah malam," ungkap Wira saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025)

"Kakak dari ibu korban tidak merestui hubungan pelaku. Sehingga melampiaskan dendamnya kepada korban anak," sambungnya.

Selanjutnya, lantaran tersangka juga masih kesal, ia langsung memukul bagian kepala korban menggunakan tangan kosong sebanyak tiga kali. Lalu, membawa korban ke kamar mandi.

"Saat itu tersangka memegang kepala dan mendorongnya ke bak (ember) berisi air dengan posisi tangan di belakang," ungkapnya.

Tersangka melakukan itu selama 2-3 menit hingga korban tak sadarkan diri.

Setelah itu tersangka meletakkan tubuh korban di atas kasur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian tersangka menumpukkan pakaian-pakaian yang ada di dalam kamar dan mulai membakar pakaian tersebut.

"Jadi jasad korban ditaruh di kasur, pakaian dikumpulkan di kamar dengan maksud menghilangkan jejak pembunuhan," papar Wira.

Tersangka lalu kabur meninggalkan TKP dan membuang kunci ke selokan.

Sebelumnya, seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun inisial MA di Kampung Kresek, Desa Rawa Burung, Kosambi, Kabupaten Tangerang ditemukan tewas terbakar seluruh tubuhnya di dalam sebuah kontrakan yang dikunci.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi menuturkan bahwa penemuan ini berasal ketika saudari J bersama saksi 2 inisial AS mendatangi sebuah rumah kontrakan yang dihuni oleh pelaku HB (38).

Ade Ary mengatakan, J adalah ibu korban yang sedang mencari anaknya (korban).

"Pada hari Minggu, 27 April 2025 Pukul 14.15 WIB telah terjadi penganiyaan berat korban meninggal dunia. Dilaporkan le Polda Metro Jaya hari Minggu, 27 April 2025 Pukul 17.33 WIB," ungkap Ade Ary, Senin (28/4/2025).

Ade Ary menjelaskan, saat saudari J mendatangi rumah kontrakan pelaku untuk mencari keberadaan anaknya yaitu korban, pintu kontrakan pelaku dikunci. Sehingga J bersama saksi menunggu di luar.

Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB datang saksi 3 untuk membantu membukakan pintu kontrakan pelaku. Namun tidak ada hasil.

Selanjutnya sekitar pukul 14.00 WIB, saat saksi I sedang membersihkan selokan menemukan sebuah kunci dan diketahui kunci tersebut adalah kunci kontrakan milik pelaku.

Usut punya usut, setelah para saksi berhasil membuka pintu kontrakan tersebut ternyata ada hawa panas dan kepulan asap seperti adanya kebakaran.

"Ternyata ditemukan korban sudah dalam posisi tiduran dan seluruh tubuh terbakar dan tidak bernyawa," ungkap Ade Ary.

Alhasil, para saksi langsung mengubungi Dinas Pemadam Kebaran dan datang 1 unit mobil pemadam.(rpi/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT