News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaksa PN Medan Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kurir Sabu

Dua terdakwa kurir narkoba jenis sabu-sabu seberat 10,4 kilogram dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belawan, Sumatera Utara di Pengadilan Negeri (PN) Medan.
Sabtu, 26 April 2025 - 06:33 WIB
Ilustrasi Sabu
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dua terdakwa kurir narkoba jenis sabu-sabu seberat 10,4 kilogram dituntut pidana mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belawan, Sumatera Utara di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

"Meminta majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada kedua terdakwa dengan masing-masing pidana mati," tegas JPU Kejari Belawan Rizki Fajar Bahari dilansir dari Antara, Jakarta, Sabtu (26/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua terdakwa, lanjut JPU Rizki, yakni Rahmad Ikram (20) warga Gampong Matang Meunye, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Kemudian, Fadhli bin Noordin (40) warga Jalan Cinta Karya, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

"Perbuatan kedua terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan primer,” jelas dia.

Adapun hal yang memberatkan perbuatan kedua terdakwa karena tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba dan meresahkan masyarakat.

“Sedangkan hal meringankan perbuatan terdakwa tidak ditemukan,” ujar JPU Rizki.

Setelah mendengarkan tuntutan dari JPU Kejari Belawan, Hakim Ketua Monita Honeisty Br Sitorus menunda persidangan dan dilanjutkan dua pekan lagi.

"Sidang ditunda dan dilanjutkan pada Senin (5/5), dengan agenda pembacaan pledoi (nota pembelaan) para terdakwa maupun penasehat hukumnya," ujar Hakim Monita.

JPU Kejari Belawan Rizki Fajar Bahari dalam surat dakwaan menyebutkan, bahwa kasus ini berawal pada Kamis (10/10/2024).

Saat itu, terdakwa Rahmad yang sedang bekerja di Malaysia dihubungi oleh Dani (DPO), dan menawarkan untuk mengantarkan sabu-sabu dari Kota Dumai, Riau ke Kota Medan, Sumatera Utara.

“Tawaran itu diterima terdakwa Rahmad. Keesokan harinya, Dani mengirimkan uang senilai 500 Ringgit Malaysia kepada terdakwa Rahmad untuk keperluan perjalanannya,” kata Rizki.

Kemudian, lanjut dia, terdakwa Rahmad berangkat dari Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Malaka, dan selanjutnya ke Kota Dumai dengan menumpangi speedboat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketika terdakwa Rahmad tiba di Pelabuhan Dumai, terdakwa Rahmad menghubungi Gopay (DPO) seseorang yang akan ditemuinya di Dumai atas perintah Dani," papar dia.

Selanjutnya, mereka berdua bertemu dan Gopay memberangkat terdakwa Rahmad ke Kota Medan sembari membawa sabu-sabu dengan mengendarai satu unit mobil.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT