News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Transformasi Pelayanan Kecamatan, PATEN KALI Siap Sapa Seluruh Desa di Deli Serdang

Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan, meresmikan peluncuran Program PATEN KALI (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Lengkap dan Elektronik)
Jumat, 25 April 2025 - 20:54 WIB
Transformasi Pelayanan Kecamatan, PATEN KALI Siap Sapa Seluruh Desa di Deli Serdang
Sumber :
  • istimewa

Sumut, tvOnenews.com - Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, meresmikan peluncuran Program PATEN KALI (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Lengkap dan Elektronik) di Kecamatan Sunggal, Selasa (22/4/2025). 

Bertempat di Kantor Camat, program ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan nyaman bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program PATEN KALI merupakan implementasi visi Sehat Pelayanan Publiknya dan menjadi salah satu program prioritas Asri Ludin Tambunan dalam  mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan. Ada tiga intasi yang melekat pada program PATEN KALI yakni Disdukcapil, BAPENDA, dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (PMPTSP).

Asri Ludin menekankan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan rasa nyaman dalam mengurus administrasi pemerintahan, terutama hal-hal penting seperti dokumen kependudukan dan perizinan usaha.

“Kalau masyarakat masih dipersulit saat mengurus hal-hal primer, seperti dokumen kependudukan, maka itu bisa menimbulkan ketidaknyamanan bahkan masalah sosial. Dengan PATEN KALI, kita ingin ubah itu semua,” tegasnya.

Program PATEN KALI baru diluncurkan di tiga kecamatan yakni Galang, Percut Sei Tuan, dan Sunggal. 

Namun ia optimis 22 kecamatan akan menerapkan sistem ini di tahun 2025. 

Bahkan, ia menargetkan tahun depan layanan ini menjangkau hingga 380 desa dan 14 kelurahan.

“Kita ingin masyarakat tidak lagi merasa Deli Serdang itu luas. Mereka bisa mengakses layanan dari mana saja tanpa harus buang waktu dan ongkos ke ibu kota kabupaten,” ujarnya.

Selain memangkas birokrasi, program ini juga diharapkan mampu menekan praktik percaloan dalam pengurusan dokumen. 

Menurutnya, keberadaan pihak ketiga biasanya muncul karena masyarakat merasa tidak nyaman dengan sistem pelayanan yang ada.

“Kalau layanan sudah nyaman dan mudah, masyarakat tak perlu lagi pakai calo. Ini sekaligus memperkuat gerakan digitalisasi pelayanan dan tata kelola yang lebih transparan,” tambahnya.

Terkait keluhan warga soal infrastruktur jalan rusak di Sunggal, Bupati menjelaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap pola perencanaan dan penganggaran pemerintah.

“Semua pembangunan butuh dana dan perencanaan. Tidak bisa hari ini dikeluhkan, besok langsung dikerjakan. Kita sedang atur masuk di PAPBD tahun ini, agar pelaksanaannya tepat dan transparan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aci, sapaan akrabnya juga mengingatkan seluruh ASN di Kecamatan Sunggal agar menjadikan kantor kecamatan sebagai pusat pelayanan yang benar-benar maksimal.

“Saya minta Camat mengawasi dengan ketat. Tidak boleh ada calo. Jadikan Sunggal ini percontohan PATEN KALI yang benar-benar bisa dibanggakan,” pungkasnya. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT