News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakai Sweater Bergambar Peta Palestina, Aktivis Ditahan di Heathrow

Seorang aktivis Palestina ditahan di Bandar Udara Heathrow, London, karena mengenakan sweater bergambar peta Palestina
Rabu, 23 April 2025 - 12:21 WIB
Pakai Sweater Bergambar Peta Palestina, Aktivis Ditahan di Heathrow
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang aktivis Palestina ditahan di Bandar Udara Heathrow, London, karena mengenakan sweater bergambar peta Palestina. Penahanan yang dilakukan aparat kepolisian tersebut menggunakan Undang-Undang Senjata Api.

Insiden itu dilaporkan terjadi pada Ahad saat aktivis tersebut tiba untuk meliput keberangkatan politikus Israel, Gideon Sa’ar, yang dituduh terlibat dalam kejahatan perang di Gaza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penahanan itu memicu tuduhan penindasan politik dan praktik diskriminatif rasial di Inggris.

Dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial, aktivis tersebut tampak dihentikan oleh petugas polisi bersenjata lengkap yang mempertanyakan pakaiannya.

Sweater yang dikenakannya menampilkan peta Palestina dengan motif keffiyeh simbol khas perjuangan Palestina --yang dianggap sebagai hal provokatif oleh pihak berwenang.

Kantor berita Anadolu telah menghubungi Kepolisian Metropolitan London untuk meminta keterangan lebih lanjut, namun belum mendapat tanggapan hingga berita ini ditayangkan.

Penahanan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan seputar keberangkatan Gideon Sa’ar dari London.

Selama berada di ibu kota Inggris Raya itu, Sa’ar dilaporkan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat pemerintah Inggris, meski ada seruan dari berbagai pihak agar ia ditangkap.

Kunjungan Sa’ar yang disebut sebagai "kunjungan pribadi" oleh Kementerian Luar Negeri Inggris itu memicu desakan dari para aktivis HAM agar proses hukum segera dilakukan.

Beberapa kelompok bahkan berupaya membawa kasus tersebut ke ranah pengadilan atas dugaan keterlibatannya dalam kejahatan perang.

Jaringan Aksi Hukum Global (Global Legal Action Network/GLAN) yang berbasis di London, bersama dengan Yayasan Hind Rajab (HRF) yang berbasis di Brussels telah mengirimkan surat bersama kepada Jaksa Agung Inggris dan Direktur Penuntutan Umum.

Surat tersebut meminta persetujuan untuk mengajukan tuntutan pidana secara privat.

Kedua organisasi itu juga telah menyiapkan permohonan surat perintah penangkapan yang rencananya akan diajukan ke Pengadilan Magistrat Westminster.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pengkritik menilai bahwa penahanan tersebut mencerminkan pola yang lebih luas dalam menekan ekspresi pro-Palestina di Inggris.

Dalam beberapa bulan terakhir, tercatat beberapa kasus di mana warga menghadapi tindakan hukum atau interogasi polisi hanya karena menunjukkan simbol-simbol yang diasosiasikan dengan Palestina.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Al-Azhar Kairo Puji Peran Strategis Prabowo dan Haji Isam soal Cetak Ulama Unggul Wasathiyah

Al-Azhar Kairo Puji Peran Strategis Prabowo dan Haji Isam soal Cetak Ulama Unggul Wasathiyah

Apresiasi khusus disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation.
Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Setelah menanti cukup lama, akhirnya kini Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan anak kandung dari Denada. Meski terasa senang namun tak membuat sepenuhnya lega
Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait infrastruktur kepada 21 anggota APEC.

Trending

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

PSSI didenda Rp235 juta oleh AFC usai Piala Asia Futsal 2026 akibat pelanggaran penonton masuk lapangan. Sanksi muncul di tengah pencapaian bersejarah Indonesia
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT