Iran: Selat Hormuz Tidak akan Kembali seperti Kondisi Semula, Khususnya bagi AS dan Israel
- Anadolu
Jakarta, tvOnenews.com - Iran menegaskan Selat Hormuz tidak akan kembali seperti kondisi semula, khususnya bagi Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Hal ini ditegaskan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada Minggu (5/4/2026) waktu setempat lewat unggahannya di X.
“Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi semula, terutama bagi Amerika Serikat dan Israel,” demikian pernyataannya dikutip Senin (6/4/2026).
Pernyataan ini dikeluarkan seiring langkah Teheran menerapkan pengaturan keamanan baru di Teluk Persia yang bertujuan mengecualikan pihak-pihak yang dianggap bermusuhan.
“Angkatan Laut IRGC Iran berada pada tahap akhir persiapan operasional,” sambungnya.
Pernyataan ini disampaikan usai parlemen Iran menyetujui, di tingkat komite, rancangan undang-undang yang akan mengenakan biaya transit bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Media Iran melaporkan usulan tersebut mencakup kewajiban pembayaran biaya lintasan dalam mata uang nasional Iran, larangan transit bagi AS dan Israel serta pembatasan negara-negara yang terlibat dalam sanksi sepihak terhadap Iran.
Selain itu, mencakup ketentuan terkait kedaulatan Iran atas selat, kewenangan angkatan bersenjata, keamanan maritim, isu lingkungan dan kerja sama hukum dengan Oman.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026 lalu.
Iran pun membalas serangan sebagai bentuk pertahanan diri. (ant/nsi)
Load more